Identifikasi Resiko Bahaya Kerja Dengan Metode HIRADC Di PT. Pelabuhan Tanjung Priok Pada Bagian Maintenance Mesin Gantry Lufting Crane (GLC)

Penulis

  • Ariyo Agustianto Wibowo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.33019/2apd3955

Kata Kunci:

HIRADC, Identifikasi bahaya, Penilaian Risiko, Keselamatan Kerja

Abstrak

Semua jenis pekerjaan pastinya memiliki resiko bahaya dengan tingkatan masing-masing termasuk pekerjaan pada bagian maintenance. Dari permasalahan di atas, penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian resiko, dan pengendalian resiko bahaya di PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Banten dengan menggunakan metode HIRADC. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian Deskriftif. Data dalam penelitian ini diambil dari observasi langsung selama proses pelaksanaan penelitian yaitu satu bulan. Kemudian, data tersebut dianalisa dengan menggunakan Metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assesment, and Determine Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis pekerjaan yang diamati meliputi pengelasan, perawatan mesin bakar, pembersihan ruang kelistrikan, pelumasan, dan preventif maintenance. Hasil identifikasi menunjukkan tingkat risiko bervariasi dari rendah hingga tinggi, dengan risiko tertinggi pada pekerjaan di ketinggian. Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi penggunaan APD, pelatihan keselamatan kerja, penerapan prosedur lockout-tagout, serta pemasangan sistem proteksi jatuh. Penerapan pengendalian ini penting untuk meminimalkan kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan di lingkungan dermaga.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] B. Ketenagakerjaan, “Jumlah Kasus Kecelakaan Kerja di Indonesia Menurut Provinsi dan Segmen Kepesertaan Bulan Mei Tahun 2023.” 2023.

[2] T. Saputro and D. Lombardo, “Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) Dalam Mengendalikan Risiko Di PT. Zae Elang Perkasa,” J. Baut Dan Manufaktur, vol. 03, no. 1, pp. 23–29, 2021.

[3] Y. Atiyah and E. K. Wibowo, “Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pegawai Saat Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita,” J. Sumber Daya Apar., pp. 61–81, 2023.

[4] T. Sukwika, “Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HIRADC pada Departemen Assembly Listrik,” J. Appl. Manag. Res., vol. 1, no. 2, pp. 119–127, 2021.

[5] A. Trisiana, S. A. Y. Dwi, and R. Anik, “Assessment Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Menurut Variabel OHSAS Dengan Menggunakan HAZOP (Hazard And Operability Study) dan HIRADC (Hazard Identification Risk Assement end Determining Control (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Ciputra World Ph,” Pengaruh Ter. Psikoedukasi Kel. Terhadap Tingkat Kecemasan Kel. pada Anggota Kel. yang Menderita Katakan di Wil. Kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember, vol. 3, pp. 28–37, 2019.

[6] M. I. Pasaribu, D. A. A. Ritonga, and A. Irwan, “Analisis Perawatan (Maintenance) Mesin Screw Press Di Pabrik Kelapa Sawit Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Di Pt. Xyz,” Jitekh, vol. 9, no. 2, pp. 104–110, 2021, doi: 10.35447/jitekh.v9i2.432.

[7] S. Santoso, “Penerapan Metode Hiradc Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Pada Divisi Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap,” J. Bisnis Manaj., vol. 20, pp. 41–64, 2020.

[8] R. Safrudin, Zulfamanna, M. Kustati, and N. Sepriyanti, “Penelitian Kualitatif,” J. Soc. Sci. Res., vol. 3, no. 2, pp. 1–15, 2023.

[9] D. S. Urrohmah and D. Riandadari, “Identifikasi Bahaya dengan Metode HIRARC dalam Upaya Memperkecil Risiko Kecelakaan Kerja di PT . PAL Indonesia,” J. Tek. Mesin UNESA, vol. 08, no. 01, pp. 34–40, 2019.

[10] Restu and F. Yuamita, “Analisis Risiko Potensi Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Departemen Persiapan Produksi Menggunakan Metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assesment And Determining Control),” J. Teknol. dan Manaj. Ind. Terap., vol. 2, no. 3, pp. 159–167, 2023, doi: 10.55826/tmit.v2i3.63.

[11] R. M. Zein, M. Jufriyanto, and Y. Pandu, “Manjemen Risiko Pada Proses Produksi Tanki Air: Metode Hazard Identification Risk Assessment Risk Control (HIRARC),” Gn. Malang, Randu Agung, Kec. Kebomas. Kab. Gresik, vol. 19, no. 2, p. 61121, 2022.

[12] T. Ihsan, S. A. Hamidi, and F. A. Putri, “Penilaian Risiko dengan Metode HIRADC Pada Pekerjaan Konstruksi Gedung Kebudayaan Sumatera Barat,” J. Civronlit Unbari, vol. 5, no. 2, p. 67, 2020, doi: 10.33087/civronlit.v5i2.67.

[13] Dea Artha Melati, Ekowati Retnaningtyas, and Diniyah Kholidah, “Analisis Tingkat Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mengenai Lockout/Tagout (LOTO) terhadap Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) dalam Lockout/Tagout (LOTO) Pekerja Divisi Manufactur dan Divisi Enggenering pada PT. X Kabupaten Banyuwangi,” Detect. J. Inov. Ris. Ilmu Kesehat., vol. 2, no. 3, pp. 99–108, 2024, doi: 10.55606/detector.v2i3.4149

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Identifikasi Resiko Bahaya Kerja Dengan Metode HIRADC Di PT. Pelabuhan Tanjung Priok Pada Bagian Maintenance Mesin Gantry Lufting Crane (GLC). (2026). Machine : Jurnal Teknik Mesin, 12(1), 223-231. https://doi.org/10.33019/2apd3955

Share

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.