PERHITUNGAN DIAMETER MINIMUM DAN MAKSIMUM POROS MOBIL LISTRIK TARSIUS X3 BERDASARKAN ANALISA TEGANGAN GESER DAN FAKTOR KEAMANAN
Kata Kunci:
Poros, Safety Factor, Guest’s TheoryAbstrak
ABSTRAK
Perkembangan industri otomotif di Indonesia yang menggunakan sumber energi listrik masih bersifat kompetisi di lingkungan mahasiswa perguruan tinggi. Salah satunya adalah mobil listrik Tarsius X3 yang dimiliki Universitas Bangka Belitung yang mempunyai daya 2 kilowatt dengan poros sebagai sistem penggerak roda belakang yang digunakan untuk mentransferkan daya dari motor listrik ke roda. Berdasarkan hasil uji tarik material, material yang digunakan merupakan material ulet dengan yield strength sebesar 622,46 N/mm2, dan tensile strength sebesar 649,21 N/mm2. Poros merupakan jenis overhanging beam dimana ujung poros sebagai tumpuan mengalami tegangan puntir berdiameter 25,30 h6 dan mengalami beban shock dengan yang berkisar 12-16. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan diameter minimum dan maksimum poros berdasarkan beban shock dengan menggunakan maximum shear stress theory atau Guest’s theory yang dihitung secara manual. Dari hasil perhitungan didapatkan poros berdiameter minimum 21,66 mm dengan tegangan geser sebesar 51,87 N/mm2 dan safety factor sebesar 12 dan berdiameter maksimum 23,84 mm dengan tegangan geser sebesar 38,90 N/mm2 dan safety factor 16. Ini menunjukkan bahwa diameter poros 25,30 yang diaplikasikan pada poros mobil listrik masih mampu menahan beban-beban yang terjadi pada mobil listrik
Unduhan
Referensi
2. Utomo, Joko Mardi. 2014. Analisa Tegangan Dan Keamanan Poros Mobil Listrik Tarsius X3 Menggunakan Software Solidworks 2013. Pangkalpinang : Universitas Bangka Belitung
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




