OPTIMASI KINCIR AIR TIPE UNDERSHOT: PENGARUH JUMLAH SUDU DAN KETINGGIAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKSPERIMENTAL
Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v10i1.3932Kata Kunci:
air, ketinggian, kincir, sudu, undershot, unjuk kerja.Abstrak
Energi listrik merupakan energi yang paling dibutuhkan saat ini. Energi listrik sudah menjadi hal utama dalam seluruh segi kehidupan manusia karena itulah pemenuhan kebutuhan energi listrik menjadi sangat penting. Bentuk pembangkit energi yang menggunakan sumber terbaharukan menjadi hal utama yang dicari saat ini. Ada beberapa jenis energi terbaharukan yang dapat dijadikan sebagai sumber energi terbaharukan misalnya seperti energi surya, angin, dan air. Energi air merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang pemanfaatannya tidak menimbulkan dampak pada lingkungan sekitar. Penggunaan kincir air merupakan salah satu pemanfaatan energi air menjadi pembangkit listrik mikrohidro (PLTMH). Namun tidak semua kincir air dapat dimanfaatkan pada head rendah dan debit yang besar. Dari bermacam macam jenis kincir jenis kincir air undershot memiliki konstruksi sederhana, dapat dimanfaatkan pada head rendah dan debit kecil namun memiliki efisiensi yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui performa terbaik dari penggunaan jumlah sudu, ketinggian, dan penggunaan bentuk sudu dari kincir air undershot. Dari penelitian ini diketahui bahwa penggunaan bentuk sudu setengah silinder dapat mengurangi gaya hambat dari air yang ada di belakang sudu yang dapat mengurangi gaya dorong hasil tumbukan air dengan bagian depan sudu. Hasilnya didapatkan bahwa performa terbaik dicapai pada penggunaan jumlah sudu setengah silinder dan jumlah sudu 16 buah sudu yaitu sebesar 2,19 %.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Oktavianus Ardhian Nugroho

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




