Potensi Antikanker Pada Ekstrak Etanol Makroalga Caulerpa racemosa Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
DOI:
https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v8i1.5759Kata Kunci:
Caulerpa racemosa, taurin, Brine Shrimp Lethality, antikankerAbstrak
Caulerpa racemosa merupakan salah satu makroalga hijau yang tersebar luas di wilayah pesisir Provinsi Lampung dan perlu dieksplorasi sebagai bahan fitofarmaka karena diduga memiliki senyawa bioaktif. Pada penelitian ini, juga menggunakan taurin yang telah diketahui dapat mencegah kerusakan sel dan jaringan akibat proses oksidatif, untuk digali potensinya sebagai antikanker. Tahap awal pada penelitian ini adalah skrining fitokimia ekstrak etanol 96% Caulerpa racemosa dan mengandung senyawa fenolik, alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, steroid dan terpenoid. Selanjutnya uji toksisitas ekstrak etanol Caulerpa racemosa dan taurin menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Pada penelitian ini digunakan 7 konsentrasi, yaitu 0 ppm (kontrol); 62,5; 125; 250; 500; 1000; dan 2000 ppm baik untuk ekstrak etanol Caulerpa racemosa maupun taurin dengan 5 kali pengulangan. Nilai LC50 ekstrak etanol 96% Caulerpa racemosa sebesar 194,14 ppm dan 170,69 ppm untuk taurin, Nilai tersebut berada antara 100 ppm – 1000 ppm etanol Caulerpa racemosa dan taurin menunjukkan bahwa kedua bahan tersebut memiliki potensi aktivitas antikanker dengan toksisitas rendah.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Devi Ardiyati Khasana, Endang Linirin Widiastuti, Nuning Nurcahyani, Agus Setiawan, Ni Luh Gede Ratna Juliasih (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.