Analisis Kualitas Air Sebagai Pemicu Eutrofikasi di Habitat Kerang Bulu (Anadara antiquata) di Pesisir Kabupaten Pesawaran
DOI:
https://doi.org/10.33019/ekvmbn43Kata Kunci:
Kualitas Air, Eutrofikasi, Kerang Bulu, TOM, rasio N/PAbstrak
Kerang bulu (Anadara antiquata) merupakan biota laut yang bernilai ekonomis dan bergantung pada kondisi kualitas air di habitatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter kualitas air yang berpotensi menjadi pemicu eutrofikasi di habitat kerang bulu di pesisir Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Penelitian dilakukan di tiga lokasi utama pengambilan kerang bulu, yaitu Teluk Hurun, Teluk Cikunyinyi, dan Teluk Ratai, dengan pengambilan sampel sebanyak empat kali pada September–Oktober 2024. Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut (DO), kecerahan, kedalaman, nitrit, amonia, fosfat, dan total bahan organik (TOM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa parameter kimia seperti nitrit (hingga 0,11 mg/L), fosfat (hingga 0,63 mg/L), dan TOM (hingga 39,14 mg/L) melebihi baku mutu air laut berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Rasio N/P yang rendah (<1) di ketiga lokasi menunjukkan potensi eutrofikasi, dengan Teluk Ratai sebagai lokasi paling berisiko. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemantauan kualitas air untuk menjaga keberlanjutan habitat kerang bulu dan ekosistem pesisir.
Unduhan
Referensi
Abdullah A, Hidayat T, Seulalae AV. 2021. Moluska: karakteristik, potensi dan pemanfaatan sebagai bahan baku industri pangan dan non pangan. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Amelia S, Asadi MA. 2024. Analisis kandungan nitrat, fosfat, dan amonia serta Pengaruhnya terhadap kelimpahan fitoplankton di Sungai Brantas. Environmental Pollution Journal. 4(2): 1075-1085. doi: 10.58954/epj.v4i2.197.
APHA American Public Health Association. 2005. Standard method for the examination of water and wastewater Washington DC: American Public Health. Edisi 21
Astriana BH. Putra AP. Junaidi M. 2022. Kelimpahan fitoplankton sebagai indikator kualitas perairan di perairan laut Labangka, Kabupaten Sumbawa. Jurnal Perikanan. 12(4): 710-721. doi: 10.29303/jp.v12i4.400.
Astuti LP, Hendra S. 2009. Kelimpahan dan komposisi fitoplankton di Danau Sentani, Papua. Jurnal Limnotek. 16: 88-98.
Barokah GR, Putri AK, Gunawan G. 2017. Kelimpahan fitoplankton penyebab HAB (harmful algal bloom) di perairan teluk Lampung pada musim barat dan timur. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 11(2): 115-126. doi : 10.15578/jpbkp.v11i2.302.
Gedaria AI, Luckas B, Reinhardt K, Azanza RV. 2007. Growth response and toxin concentration of cultured Pyrodinium bahamense var. compressum to varying salinity and temperature conditions. Toxicon. 50(4): 518-529. doi: 10.1016/j.toxicon.2007.04.021.
Ginting FR, Pratiwi DC, Rohadi E, Muslihah N, Sartimbul DA. 2021. Struktur komunitas fitoplankton pada Perairan Mayangan Probolinggo, Jawa Timur. Journal of Fisheries and Marine Research. 5(1): 146-153.
Gurning LFP, Nuraini RAT, dan Suryono. 2020. Kelimpahan fitoplankton penyebab harmful algal bloom di Perairan Desa Bedono, Demak. Journal of Marine Research. 9(3): 251-260. doi: 10.14710/jmr.v9i3.27483.
Hasani Q, Adiwilaga EM, Pratiwi NTM. 2012. The relationship between the harmful algal blooms (habs) phenomenon with nutrients at shrimp farms and fish cage culture sites in pesawaran district Lampung Bay. Makara Journal of Science. 16(3): 183-191. doi: 10.7454/mss.v16i3.1480/Makara J. Sci.
Haryadi J, Hadiyanto, H. 2012. Korelasi nutrien terlarut dengan struktur komunitas plankton di tambak mangrove Blanakan, Kab. Subang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 2(2): 73-73. doi: 10.29244/jpsl.2.2.73.
Hendrayana H, Raharjo P, Samudra SR. 2022. Komposisi nitrat, nitrit, amonium dan fosfat di Perairan Kabupaten Tegal. Journal of Marine Research. 11(2): 277-283. doi: 10.14710/jmr.v11i2.32389.
Leidonald R, Yusni E, Siregar RF, Rangkuti AM, Zulkifli A. 2022. Keanekaragaman fitoplankton dan hubungannya dengan kualitas air di Sungai Aek Pohon, Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara. Journal of Aquatic and Fisheries Sciences. 1(2): 85-96. doi: 10.32734/jafs.v1i2.8753.
Malone TC, Newton A. 2020. The globalization of cultural eutrophication in the coastal ocean: causes and consequences. Frontiers in Marine Science. 7: 670. doi: 10.3389/fmars.2020.00670
Muawanah, Triana A, Sari N, Haryono T. 2017. Dampak blooming organisme penyebab red tide Noctiluca Scintillans terhadap kegiatan usaha budidaya Ikan Kerapu di Keramba Jaring Apung (KJA). Buletin Teknik Litkayasa Akuakultur. 5 (61). doi: 10.15578/blta.5.1.2006.61-66.
Mulyawati D, Ario R, Riniatsih I. 2019. Pengaruh perbedaan kedalaman terhadap fitoplankton dan zooplankton di perairan Pulau Panjang, Jepara. Journal of Marine Research. 8(2): 181-188.
Mutiah SS, Pujiastuti P. 2022. Analisis parameter nitrit, nitrat, amonia, fosfat pada air limbah pertanian Dusun Bendungan, Genuk Harjo, Wuryantoro, Wonogiri. Jurnal Kimia Dan Rekayasa. 3(1): 33-45.
Napitupulu R, Maskananfola MR, Sulardino B. 2021. Hubungan kandungan nitrat dan fosfat dengan kelimpahan fitoplankton di perairan Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak. Jurnal Pasir Laut. 5(1): 63-68. doi: 10.14710/jpl.2021.33089.
Nasution A, Widyorini N, Purwanti F. 2019. Analisis hubungan kelimpahan fitoplankton dengan kandungan nitrat dan fosfat di Perairan Morosari, Demak Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES). 8(2): 78-86. doi: 10.14710/marj.v8i2.24230.
Nasution AK, Takarina ND, Thoha H. 2021. The presence and abundance of harmful dinoflagellate algae related to water quality in Jakarta Bay, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity. 5(1):61-66. doi: 10.15578/blta.5.1.2006.61-66.
Ningrum RW, Zainuri M. Wulandari SY. 2024. Studi kandungan dan sebaran bahan organik di Perairan Kota Pekalongan. Indonesian Journal of Oceanography. 6(2): 159-164. doi: 10.14710/ijoce.v6i2.18193.
Nurhayati D, Putri DA. 2019. Bioakumulasi logam berat pada Kerang Hijau (perna viridis) di Perairan Cirebon beradasarkan musim yang berbeda. Jurnal Akuatika Indonesia. 4(1): 6-10. doi: 10.24198/jaki.v4i1.23484.
Pradisty NA, Mardatilah M, Siwi WER, Surana, IN. 2017. Variabilitas parameter lingkungan (suhu, nutrien, korofil-a, TSS) di perairan Teluk Tolo, Sulawesi Tengah saat Musim Timur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 9(2): 469-483.
Putri NA, Sulmartiwi L, Pursetyo KT. 2020. The histopathology of antique ark’s mantle (Anadara antiquata) post-depuration with the shells’ filtration. AACL Bioflux. 13(1): 250-260.
Putriningtias A, Bahri S, Faisal TM, Harahap A. 2021. Kualitas perairan di daerah pesisir Pulau Ujung Perling, Kota Langsa, Aceh. Habitus Aquatica (Journal of Aquatic Resources & Fisheries Management). 2(2): 95-99. doi: 10.29244/HAJ.2.1.95.
Rositasari, R. 2020. Ancaman hipoksia bagi ekosistem pesisir; penggunaan indeks Ammonia-Elphidium (AE) sebagai proksi. OSEANA. 45(1):82-92.
Salsabilla DF, Sasongko AS, Cahyadi FD. 2023. Analisis kandungan nitrat, nitrit, dan ortofosfat di Perairan Pulau Merak Kecil. Jurnal Laot Ilmu Kelautan. 5(2): 152-161. doi: 10.35308/jlik.v5i2.8092.
Setyowardani D, Sa’adah N, Wijaya N I. 2021. Analisis kesuburan perairan berdasarkan kelimpahan fitoplankton di Muara Sungai Porong, Sidoarjo. Jurnal Riset Kelautan Tropis. 3(1): 24-33. doi: 10.30649/jrkt.v3i1.54.
Siagian M. 2010. Daya dukung waduk PLTA Koto Panjang Kampar Provinsi Riau. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 15 (2): 145-160.
Tambaru R, Saru A, Syafluddin, Amri K, Hatta M, Febrianti. 2022. Analisis rasio redfield terhadap kesesuaian pertumbuhan fitolankton di ekosistem mangrove lantebung Kota Makassar. Jurnal Aquatik. 5(2): 189-195.
Yusal MS, Hasyim A, Hastuti H, Arif A, Pratomo RHS. 2025. Review eutrofikasi: Risiko dalam kesuburan lingkungan perairan dan upaya penanggulangannya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 24(1): 124-135. doi: 10.14710/jkli.24.1.124-135.
Widyastuti E. Sukanto S. Setyaningrum N. 2015. Pengaruh limbah organik terhadap status tropik, rasio N/P serta kelimpahan fitoplankton di Waduk Panglima Besar Soedirman Kabupaten Banjarnegara. Biosfera. 32(1):35-41.
Wijaya NI, Sari AKA, Mahmiah. 2022. Pengaruh konsentrasi fosfat dan nitrat terhadap kelimpahan fitoplankton di Perairan Mangrove Gunung Anyar, Surabaya. Jurnal Pertanian Terpadu. 10(1):64-77. doi: 10.36084/jpt..v10i1.400.
Zainuri M, Indriyawati N, Syarifah W, Fitriyah A. 2023. Korelasi intensitas cahaya dan suhu terhadap kelimpahan fitoplankton di Perairan Estuari Ujung Piring Bangkalan. Buletin Oseanografi Marina. 12(1): 20-26. doi: 10.14710/buloma.v12i1.44763.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Andy Sahalatua Gultom, Qadar Hasani, Gregorius Nugroho Susanto, Munti Sarida, Endang Linirin Widiastuti, Winarto Santosa (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.