PEMETAAN DAERAH RAWAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) DI WILAYAH PULAU SUMATERA MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING
DOI:
https://doi.org/10.33019/m9zrff43Keywords:
Kebakaran hutan dan lahan, sumatera, ordinary kriging, emivariogram, spasialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera menggunakan metode Ordinary Kriging. Data yang digunakan berupa rekapitulasi luas kebakaran dan titik panas (hotspot) tahun 2024 dari 10 provinsi di Sumatera. Analisis dilakukan melalui statistik deksriptif, perhitungan semivariogram, pemilihan model semivariogram terbaik, dan pemetaan spasial risiko kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan sebaran spasial kebakaran yang tidak merata, dengan variasi luas kebakaran yang tinggi. Model Ordinary Kriging mampu menghasilkan peta risiko karhutla yang akurat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan mitigasi dan pencegahan kebakaran di wilayah Sumatera.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.