SENSORY PREFERENCE DETERMINATION OF GREEN TEA EXTRACTS FROM UNCONTROLLED AND RELAY-CONTROLLED BREWING PROCESSES USING RANK ORDER CENTROID AND SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Penulis

  • Borneo Satria Pratama Politeknik Negeri Pontianak
  • Alfiqriyansyah Alfiqriyansyah Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Arya Dwicahya S Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Fitri Hardiyanti Rukmana Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Intan Dwi Hartati Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Henrike Lehla Cahya Brutu Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Winda Winda Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Sariati Sariati Graduate School of IPB University

DOI:

https://doi.org/10.33019/jm.v10i2.5727

Kata Kunci:

Teh, Relay, Organoleptik, ROC, SAW

Abstrak

Ekstrak teh hijau merupakan produk minuman yang sangat populer karena berbagai manfaat kesehatannya. Sebagai upaya untuk meningkatkan daya tariknya di pasar, penting untuk memahami profil sensorik—seperti rasa, aroma, dan warna—agar produk ekstrak the hijau dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan kondisi ekstraksi terbaik dengan menguji berbagai kombinasi waktu (3 atau 6 menit) dan suhu (60°C, 80°C, atau 100°C) dengan dua metode penyeduhan: (1) sistem penyeduhan yang dikendalikan relay menggunakan Arduino, dan (2) proses penyeduhan konvensional tanpa sistem kendali. Evaluasi sensorik dilakukan oleh 30 panelis yang tidak terlatih menggunakan skala hedonik 9-titik. Selanjutnya, metode pengambilan keputusan Rank Order Centroid (ROC) dan Simple Additive Weighting (SAW) digunakan untuk menentukan produk yang paling disukai berdasarkan pengujian organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa sampel dengan suhu ekstraksi 80°C dan waktu 6 menit mendapatkan skor rasa tertinggi, sementara aroma dan warna terbaik ditemukan pada sampel dengan suhu ekstraksi 100°C dan waktu 3 menit. Secara keseluruhan, hasil pengambilan keputusan menggunakan kombinasi metode ROC dan SAW menunjukkan bahwa sampel dengan suhu ekstraksi 100°C dan waktu 3 menit adalah yang paling disukai oleh panelis.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] S. Pujilestari and I. Agustin, "Mutu permen keras dengan konsentrasi ekstrak teh hijau yang berbeda," KONVERSI, vol. 6, no. 2, pp. 55-64, 2017.
[2] R. Anindita, T. R. Soeprobowati, and N. H. Suprapti, "Potensi teh hijau (Camelia sinensis L.) dalam perbaikan fungsi hepar pada mencit yang diinduksi Monosodium glutamat (MSG)," Buletin Anatomi dan Fisiologi, vol. 20, no. 2, pp. 15-23, 2012.
[3] N. S. Palupi, D. Hunaefi, and N. Susanto, "Optimasi ekstraksi teh hijau berdasarkan kandungan polifenol, aktifitas antioksidan, dan profil sensori," Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar, vol. 8, no. 2, pp. 87-98, 2021.
[4] H. A. Aziz, A. D. S. Novaldi, and C. Budihartanti, "Application of the Simple Additive Weighting (SAW) and Rank Order Centroid (ROC) methods in the selection of outstanding students at SMK Al-Huda Sadananya," JISICOM Journal of Information System, Informatics and Computing, vol. 7, no. 1, pp. 1-14, 2023.
[5] Mesran, T. M. Diansyah, and Fadlina, "Implementasi metode Rank Order Centroid (ROC) dan Operational Competitiveness Rating Analysis (OCRA) dalam penilaian kinerja dosen komputer menerapkan (studi kasus: STMIK Budi Darma)," in Seminar Nasional Riset Information Science (SENARIS), Sept. 2019, Sumatera Utara, Indonesia, pp. 1-8. [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.30645/senaris.v1i0.89. [Accessed: Sept. 11, 2024].
[6] E. A. Panjaitan and Y. Desnelita, "Implementasi metode Rank Order Centroid dan Additive Ratio Assessment dalam penilaian kinerja dosen," in Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), June 2021, Sumatera Barat, Indonesia, pp. 1-8. [Online]. Available: https://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/SENATIKA/article/view/1186. [Accessed: Sept. 11, 2024].
[7] Irwan, I. M. Pandiangan, and Mesran, "Penerapan kombinasi metode ROC dan TOPSIS pemilihan karyawan terbaik untuk rekomendasi promosi jabatan," JURIKOM Jurnal Riset Komputer, vol. 9, no. 4, pp. 1151-1159, 2022.
[8] Frieyadie, "Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam Sistem Pendukung Keputusan Promosi Kenaikan Jabatan," Jurnal Pilar Nusa Mandiri, vol. 7, no. 1, pp. 37-45, 2016.
[9] D. M. Utama and T. Baroto, "Penggunaan SAW untuk analisis proses perebusan kedelai dalam produksi tempe," Agrointek, vol. 12, no. 2, pp. 90-98, 2018.
[10] Y. D. Savitri, H. Sulaiman, and I. Marfu’ah, "Sistem pendukung keputusan pemilihan roti dengan kualitas terbaik menggunakan algoritma Simple Additive Weighting (SAW)," JKRT Jurnal Rekayasa Komputasi Terapan, vol. 2, no. 3, pp. 135-142, 2022.
[11] S. Lestari, "Penerapan kombinasi metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Rank Order Centroid (ROC) dalam keputusan pemberian kredit," Jurnal Media Informatika Budidarma, vol. 3, no. 4, pp. 371-375, 2019.
[12] E. W. Sihombing, D. L. Gaol, W. T. L. Gaol, and M. Saputra, "Penerapan metode SAW (Simple Additive Weighting) dan ROC (Rank Order Centroid) dalam pemilihan siswa-siswa berprestasi di SMP Negeri 44 Medan," InfoSys Journal, vol. 6, no. 1, pp. 52-62, 2021.
[13] I. G. I. Sudipa and I. A. D. Puspitayani, "Analisis sensitivitas AHP-SAW dan ROC-SAW dalam pengambilan keputusan multikriteria," International Journal of Natural Sciences and Engineering, vol. 3, no. 2, pp. 1-9, 2019.
[14] B. S. Pratama, N. A. Az-Zahra, G. C. N. Sihombing, A. Laksono, A. Silaban, B. L. Pratama, A. V. Siagian, "Implementasi AHP dan Weighted Product untuk preferensi organoleptik produk teh melati dari proses penyeduhan berbasis kontrol relay," METROTECH Journal of Mechanical and Electrical Technology, vol. 2, no. 3, pp. 126-135, 2023.
[15] A. Riantono, B. Teguh, and R. A. Koestoer, "Kalibrasi sensor temperatur Termokopel Tipe-K dan DS18B20 pada temperatur es mencair dan air mendidih sistem dengan akuisisi data (DAQ) berbasis Arduino," in Prosiding SNTTM XVIII, 2019, pp. 1-6.
[16] F. Febriyanto and I. Rusi, "Penerapan metode Simple Additive Weighting dalam sistem pendukung keputusan pemilihan smartphones," IJCIT Indonesian Journal on Computer and Information Technology, vol. 5, no. 1, pp. 67-74, 2020.
[17] S. Chadijah, Musdalifah, M. Qaddafi, and Firnanelty, "Optimalisasi suhu dan waktu penyeduhan daun teh hijau (Camellia sinensis L.) P+3 terhadap kandungan antioksidan kafein, katekin, dan tanin," Bencoolen Journal of Pharmacy, vol. 1, no. 1, pp. 59-65, 2021.
[18] N. Mutmainnah, S. Chadijah, and M. Qaddafi, "Penentuan Suhu dan Waktu Optimum Penyeduhan Batang Teh Hijau (Camelia Sinensis L.) Terhadap Kandungan Antioksidan Kafein, Tanin, dan Katekin," Lantanida Journal, vol. 6, no. 1, pp. 1-11, 2018.
[19] I. R. Prabawati, "Karakteristik teh berbahan dasar teh hijau, kulit lidah buaya dan jahe dengan variasi komposisi dan suhu penyeduhan," Bachelor mini-theses, Universitas Jember, Jember, Indonesia, 2015.

Diterbitkan

2024-11-19

Cara Mengutip

SENSORY PREFERENCE DETERMINATION OF GREEN TEA EXTRACTS FROM UNCONTROLLED AND RELAY-CONTROLLED BREWING PROCESSES USING RANK ORDER CENTROID AND SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING. (2024). Machine : Jurnal Teknik Mesin, 10(2), 90-97. https://doi.org/10.33019/jm.v10i2.5727

Share