ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN BAKAR ALKOHOL TERHADAP PELEPASAN PANAS DAN KINERJA MESIN PEMBAKARAN
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v11i1.5599Kata Kunci:
KatBensin, Metanol, Alkohol, MesinAbstrak
Mesin bensin sangat penting, terutama dalam sektor transportasi, dan saat ini bergantung pada bensin berbasis energi fosil yang diperkirakan akan habis. Untuk memenuhi kebutuhan energi domestik, negara harus mengimpor bensin. Oleh karena itu, diperlukan sumber energi terbarukan yang tidak memerlukan perubahan besar pada mesin. Metanol, bahan bakar alkohol yang dapat diperbaharui dari bahan nabati, diuji dalam campuran 20% dengan bensin pada mesin bensin TV-1 dengan daya 4,50 kW, satu silinder, empat langkah, dan volume silinder 661,45 cc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa mesin dengan campuran metanol lebih baik dalam hal tekanan silinder dan pelepasan panas. Selisih terbesar pada parameter tekanan silinder adalah 1,91 bar, sedangkan pada parameter pelepasan panas, selisih terbesar mencapai 1,64 J/°C. Namun, konsumsi bahan bakar spesifik untuk campuran metanol lebih tinggi dibandingkan dengan bensin murni, dengan rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik bensin yang dicampur metanol 8,7% lebih tinggi dibandingkan bensin murni.
Unduhan
Referensi
[2] Administration U.S. Energy Information, August 2020, Monthly Energy Review. 2020.
[3] A. Fitriyatus Sa’adah, A. Fauzi, and B. Juanda, “Peramalan Penyediaan dan Konsumsi Bahan Bakar Minyak Indonesia dengan Model Sistem Dinamik Prediction of Fuel Supply and Consumption in Indonesia with System Dynamics Model,” J. Ekon. dan Pembang. Indones., 2017, doi: 10.21002/jepi.v17i2.661.
[4] M. Koç, Y. Sekmen, T. Topgül, and H. S. Yücesu, “The effects of ethanol-unleaded gasoline blends on engine performance and exhaust emissions in a spark-ignition engine,” Renew. Energy, 2009, doi: 10.1016/j.renene.2009.01.018.
[5] N. Sharma, C. Patel, N. Tiwari, and A. K. Agarwal, “Experimental investigations of noise and vibration characteristics of gasoline-methanol blend fuelled gasoline direct injection engine and their relationship with combustion characteristics,” Appl. Therm. Eng., 2019, doi: 10.1016/j.applthermaleng.2019.113754.
[6] F. Putri and G. Suharto, “PENGARUH PEMBERIAN RANITIDIN TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS WISTAR PADA PEMBERIAN METANOL DOSIS BERTINGKAT,” DIPONEGORO Med. J. (JURNAL Kedokt. DIPONEGORO), 2017.
[7] A. Elfasakhany, “Investigations on the effects of ethanol–methanol–gasoline blends in a spark-ignition engine: Performance and emissions analysis,” Eng. Sci. Technol. an Int. J., 2015, doi: 10.1016/j.jestch.2015.05.003.
[8] A. K. Agarwal, H. Karare, and A. Dhar, “Combustion, performance, emissions and particulate characterization of a methanol-gasoline blend (gasohol) fuelled medium duty spark ignition transportation engine,” Fuel Process. Technol., vol. 121, no. X, pp. 16–24, 2014, doi: 10.1016/j.fuproc.2013.12.014.
[9] S. Iliev, “A comparison of ethanol and methanol blending with gasoline using a 1-D engine model,” Procedia Eng., vol. 100, no. January, pp. 1013–1022, 2015, doi: 10.1016/j.proeng.2015.01.461.
[10] C. Gong, F. Liu, J. Sun, and K. Wang, “Effect of compression ratio on performance and emissions of a stratified-charge DISI (direct injection spark ignition) methanol engine,” Energy, vol. 96, no. X, pp. 166–175, 2016, doi: 10.1016/j.energy.2015.12.062.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




