PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR PADA PROSES QUENCHING PARTITIONING TERHADAP MIKROSTRUKTUR DAN KEKERASAN BAJA JIS SKD 11
Kata Kunci:
Baja perkakas, kekerasan, quenching partitioningAbstrak
Abstrak
Aplikasi dari baja perkakas JIS SKD 11 sebagai material cetakan memegang peranan strategis dalam dunia industri. Untuk memperoleh baja perkakas kualitas tinggi, salah satu caranya adalah dengan mengatur perlakuan panas. Pada penelitian ini, material baja perkakas diatur perlakuan panasnya dengan Quenching Partitioning (QP). Variabel yang digunakan adalah perubahan temperatur perlakuan panas, dengan menahan temperatur kuens pada suhu 100oC dan 150oC yaitu antara suhu Ms dan Mf. Dalam penelitian ini disimpulkan perlakuan QP memberikan pengaruh sifat mekanis dan mikrostruktur baja JIS SKD 11. Nilai kekerasan baja pada perlakuan QP pada penelitian ini sanggup meningkatkan kekerasan 5-7 HRC. Perubahan dimensi setelah perlakuan panas pada QP perubahan dimensi mengalami penambahan/mengembang 0.02 mm. Pada proses QP terbentuk fasa martensit dan austenit sisa.
Unduhan
Referensi
[2] Speer, J. 2005. The “Quenching & Partitioning” Process: background & Precent Progress. Material Reseach Vol.8. 4 . 417-423.
[3] Santofimia, M.J., & Zhao, L. 2008. Characterization of the Microstrukture Obtained by the Quenching & Partitioning Process in Low-Carbon Steels. Material Characterization 59. 1758-1764.
[4] Santofimia, M.J., & Zhao, L. 2008. Microstructural Evolution of Low carbon Steel During Aplication oq Quenching Partitioning Heat Treatment after Austenization. The minerals, Metal, & Material Society & ASM Internatuonal.
[5] Li Wang. & Speer, J. 2013. Quenching and Partitioning Steel Heat Treatment. Metal and Microstructur 2. 268-281.
[6] Yang Zheng Zeng, Kaiming Wu, & Feng Hu . 2012. Effect of Partitioning of Quenching Partitioning Tempering Process on Microstructure and Hardness in High Carbon Steel. Advanced Materials Research. vols. 538-541. 1053-1056.
[7] Speer, J., Matlock, D. K., Cooman, B. D., & Schroth, J. 2003. Carbon partitioning into austenite after martensite transformation. Acta Materialia 51(9), 2611-2622.
[8] Pastore, E., & De Negri, S. (2012). Experimental investigation on low-carbon quenched and partitioned steel. La Metallurgia Italiana - n. 9.
[9] Thelning, Karl . E. 1984. Steel and Its Heat Treatment. Bofors Handbook. Butterworths, Boston.
[10] Leslie & William. 1981. The Physical Metallurgy of Steels. Mc graw Hill, Tokyo.
[11] ASM Handbook. 2004. Metallography and Microstructure. Volume 9, ASM International.
[12] ASM Handbook. 2004. Alloy Phase Diagram. Volume 3. ASM International.
[13] ASM Handbook. 2004. Heat Treating.Volume 4, ASM International.
[14] Qamar, S.Z. August 2007. Heat treatment of a hot-work die steel. International Scientific Journal, Volume 28.
[15] Attaullah, Arain. 1999. Heat Treatment and Toughness Behavior of Tool Steel (D2 and H13) for Cutting Blade. University of Toronto.
[16] S.M.A. Al-Qawabah. 2012. The Effect of Austenite Temperature on Microstructure, Mechanucsl Behavior, Hardness, and Impact Toughness of AISI D2 Tool Steel. IJERA, Aman Jordan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




