PERANCANGAN MESIN PENGOLAH AIR BERSIH BERGERAK DENGAN MENGGUNAKAN SISTIM MODULAR UNTUK PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT AIR
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v4i1.448Kata Kunci:
compact mobile water treatment, up-flow filtering processAbstrak
ABSTRAK
Pengolahan air bersih (Water Treatment) sistem modular/mobile (compact mobile) merupakan pengembangan dari sistem penyaringan air dengan sistem “up flow” yang sudah dikembangkan oleh BPPT dengan penambahan dan perbaikan fungsi proses dalam upaya mengoptimalkan proses pengolahan air baku menjadi air bersih. Pengembangan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan mengubah dari instalasi pengolahan yang tetap yang biasanya berbentuk civil work ke dalam sub fungsi-fungsi pengolah yang bersifat modular/mobile (compact mobile) dengan ukuran / dimensi yang tidak terlalu besar (compact design). Keuntungan yang bisa didapatkan dari sistem tersebut terutama dalam segi penanganan selama proses pengolahan dan dalam hal penyediaan suku cadang yang mudah sehingga waktu perbaikan disaat terjadi kerusakan pada mesin pengolahan air bersih ini menjadi sangat singkat dan juga ukuran / dimensi dari perangkat ini yang cukup kecil (compact) sehingga mudah dalam pemindahan antar lokasi untuk keadaan darurat air. Pada akhir penelitian ini setelah melalui proses perancangan menurut VDI 2222 dan sudah dilakukan penilaian berdasarkan beberapa aspek maka terbangun sebuah prototipe modular mobile water treatment berkapasitas pengolahan 1 M² per jam yaitu rancangan nomer 2 dengan nilai 92%. Aspek terbarukan yang dipelajari adalah desain modular mobile water treatment itu sendiri, penentuan dan pemilihan solusi dari sub fungsi bagian serta bagaimana sub-sub fungsi bagian tersebut diikatkan pada rangka sehingga instalasi tersebut menjadi kompak untuk dijadikan sebagai mobile water treatment.
Unduhan
Referensi
[2] Departemen Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 907/MENKES/ SK/VII/2002 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum. Jakarta: Departemen Kesehatan RI, 2002.
[3] H. Effendi. Telaah kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius, 2003
[4] A. Herlambang. “Teknologi Penyediaan Air Minum Untuk Keadaan Tanggap Darurat”. Jurnal Air Indonesia, Vol.6, No.1, 2010.
[5] R.H. Indriatmoko dan W. Widayat. “Penyediaan Air Minum Pada Situasi Tanggap Darurat Bencana Alam”.Jurnal Air Indonesia, Vol.3,No.1, 2007.
[6] Ministry of environment and forests.Status Of Water Treatment Plans In India. http://www.cpcb.nic.in. (3 Agustus 2011).
[7] P. N. Raharjo. “Aplikasi Teknologi Pengadaan Air Bersih di Empat Desa Tertinggal di Bengkulu Selatan”. Jurnal Air Indonesia, Vol.3, No.1, 2007.
[8] Said, Nusa Idaman, Indriatmoko, Robertus Haryoto, Raharjo, P. Nugro, dan Herlambang, Arie. “Aplikasi teknologi pengolahan air sederhana untuk masyarakat pedesaan”. Jurnal Air Indonesia, Vol.1, No.2, 2005.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




