Pengaruh Perlakuan Panas Pada Clad Bend Pipe (API5L) dengan Pengelasan GTAW Overlay Menggunakan UNS N06625 Terhadap Kekuatan Tarik Material
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v8i1.2539Kata Kunci:
perlakuan panas, clad bend pipe, uji tarikAbstrak
Perlakuan Panas atau biasa disebut dengan Heat Treatment, merupakan suatu proses memanaskan sebuah material (logam) dengan temperatur tertentu dan kemudian didinginkan menggunakan media tertentu (misal: oli, air, dan air garam) dengan kecepatan pendinginan yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan proses perlakuan panas quenching dan tempering pada pipa baja karbon API 5L dengan diameter 16 inci (406.4 mm) dan ketebalan pipa 1.437 inci (36.5 mm) yang mana sebelumnya pipa baja karbon tersebutsudah dilakukan proses weld overlaydi bagian dalamnya menggunakan logam pengisi UNS N06625 dengan shielding gas berupa Argon 99.999% untuk mengurangi laju korosi, serta proses bending hingga menjadi Clad Bend Pipe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya heat treatment (Quenching dan Tempering) untuk menambah nilai dari hasil uji tarik pada clad bend pipe.
.
Unduhan
Referensi
Hadi, Qomarul. 2010. Pengaruh Perlakuan Panas pada Baja Konstruksi ST37 Terhadap Distorsi, Kekerasan dan Perubahan Struktur Mikro. Universitas Sriwijaya Jl.Raya Palembang – Prabumulih Km. 32 Kec. Indralaya 30662 Ogan Ilir
ASM International. (1995) ASM Handbook Volume 4 Heat Treating. United States of America
Muthmann, E dan Grimpe, F. 2006. Fabrication of hot induction from LSAW large diameter pipes manufactured from TMCP plate. Mannesmannröhren Mülheim GmbH, Mülheim/Ruhr, Germany.
Sastranegara, Azhari. 2009. Mengenal Uji Tarik dan Sifat-sifat Mekanik Logam. President University
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




