RANCANG BANGUN ALAT PENYULING DAUN SERAI MENGGUNAKAN METODE STEAM HYDRODISTILLATION
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v8i1.2212Kata Kunci:
penyulingan, daun serai, steam hydrodistillationAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan menguji alat penyulingan daun serai dengan melakukan eksperimen dan pengujian terhadap alat serta hasil pengujian. Parameter yang diamati adalah perpindahan panas pada alat penyulingan daun serai yang dihasilkan oleh alat, hasil penelitian perpindahan panas secara konduksi pada tangki penyulingan adalah 1.032,61 J/s (Joule per second) dan perpindahan panas secara konveksi alami pada tangki penyulingan adalah 3.761,16 J/s (Joule per second) dengan suhu awal air 28°C sampai suhu yang ditentukan 98°C. Lama penyulingan diatas 5 jam akan menurunkan mutu rendemen yang tidak sesuai standard. Pengaruh bagian dari serai wangi yang menghasilkan persen rendemen yang tinggi adalah pada bagian daun sedangkan kualitas citronella oil yang tinggi adalah pada bagian daun. % citronella serai wangi pada daun segar sebesar 67,36 %, daun layu sebesar 44,92 %.
Unduhan
Referensi
[2] Anna Juliarti1, Nurheni Wijayanto, Irdika Mansur, Trikoesoemaningtyas, Analisis Rendemen Minyak Serehwangi (Cymbopogon nardus L.) yang Ditanam dengan Pola Agroforestri dan Monokultur pada Lahan Revegetasi Pasca Tambang Batubara, Jurnal Sylva Lestari ISSN (print) 2339-0913 Vol. 8 No. 2, Mei 2020 (181-188)
[3] Novita Setya H, Aprilia Budiarti, dan Mahfud, Proses Pengambilan Minyak Atsiri Dari Daun Nilam Dengan Pemanfaatan Gelombang Mikro (Microwave), JURNAL TEKNIK ITS Vol. 1, No. 1 (Sept. 2012) ISSN: 2301-9271
[4] Donelian, A., Carlson, L. H. C., Lopes, T. J., & Machado, R. A. F. (2009). Comparison of extraction of patchouli (Pogostemon cablin) essential oil with supercritical CO 2 and by steam distillation. The Journal of Supercritical Fluids, 48(1), 15-20.
[5] Deguerry, F., Pastore, L., Wu, S., Clark, A., Chappell, J., & Schalk, M. (2006). The diverse sesquiterpene profile of patchouli, Pogostemon cablin, is correlated with a limited number of sesquiterpene synthases. Archives of biochemistry and biophysics, 454(2), 123-136.
[6] Isfaroiny, Rahma dan Mitarlis, Peningkatan Kadar Patchouli Alcohol Pada Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) Dengan Metode Distilasi Vakum, Skripsi Fakultas MIPA UNESA, Surabaya. J. Wang, “Fundamentals of erbium-doped fiber amplifiers arrays (Periodical style—Submitted for publication),” IEEE J. Quantum Electron., didaftarkan untuk dipublikasikan (2005).
[7] Maryadi, Adhi, Pembutatan Bahan Acuan Minyak Nilam. Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian-LIPI. Serpong (2007)
[8] Guenther, Ernest, 1987. Minyak Atsiri Jilid I, Penerjemah Ketaren S., Cetakan I, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.
[9] Rochim, A. 2009. Memproduksi 15 Jenis Minyak Atsiri Berkualitas. Penebar Swadaya, Jakarta, Indonesia.
[10] Sulaswatty, A., Rusli, M. S., Abimanyu, H., and Silvester Tursiloadi. 2019. Menelusuri Jejak Minyak Serai Wangi dari Hulu sampai Hilir. in: Quo Vadis Minyak Serai Wangi dan Produk Turunannya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Press, Jakarta 1–12.
[11] Kamil, S. & Pawito. (1983). Termodinamika dan Perpindahan Panas. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
[12] Bernasconi, G., Gerster, H., Hauser, H., Stauble, H., & Schneiter, E. (1995). Teknologi Kimia Bagian 2. Terjemahan Lienda Handojo. Pradnya Paramita. Jakarta.
[13] Sembiring, B., and Manoi, F. 2015. Pengaruh Pelayuan dan Penyulingan terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Serai Wangi (Cymbopogon nardus). in: Prosiding Seminar Nasional Swasembada Pangan Politeknik Negeri Lampung 447–452.
[14] Badan Standardisasi Nasional. 1998. Minyak Nilam. SNI 06-2385-1998. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.nd Int. Conf. on GEOMATE, 2011, pp. 8-13.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




