MESIN PENGHALUS KULIT PISANG MENJADI BUBUK MINUMAN KOPI
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v6i2.1984Kata Kunci:
Mesin, Kulit pisang, KopiAbstrak
Penelitian ini tentang pemanfaatan kulit pisang kepok menjadi bubuk minuman kopi. Kulit pisang ini umumnya dihaluskan dengan menggunakan blender, namun kelemahannya adalah kapasitas produksinya lebih rendah, sehingga untuk memproduksi dalam jumlah banyak harus dilakukan proses berulang. Berdasarkan hal tersebut, maka dibuatlah sebuah mesin penghalus kulit pisang hingga menjadi bubuk dengan tingkat kehalusan bubuk kopi pada umumnya. Kulit pisang yang digunakan yaitu kulit pisang kepok matang. Proses penghalusan kulit pisang menggunakan mesin dengan menggunakan motor listrik sebesar ½ HP, dengan putaran pada poros penghalus yaitu 1050 rpm. Hasil pengujian dengan bahan uji dengan massa 500 gram yaitu dalam waktu 1 menit menghasilkan 215 gram, waktu 2 menit menghasilkan 225,7 gram, waktu 3 menit menghasilkan 250,7 gram.
Unduhan
Referensi
Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.2019. Tonggak Baru Ekonomi Kreatif Indonesia. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia. 2019. Infografis Sebaran Pelaku Ekonomi Kreatif.
Imamah, Fitria Nurul. 2019. Sulap Kulit Pisang Jadi Kopi Mahasiswa Pekerjakan Tetangga. Radar madura. https://radarmadura.jawapos.com /read/2019/09/25/157511/sulap-kulit-pisang-jadi kopi-mahasiswi-pekerjakan -tetangga diakses 3 maret 2020
Kholisoh, Siti Nur. 2019. Kopi Kulit Pisang Kaya Antioksi dan: solusi bagi penikmat kopi yang phobia cafein. (https://warstek.com/2019/08/05/kulitpisang/diakses 3 maret 2020.
Rusiawan, Wawan. 2019. Industri Kuliner Jadi Penopang Terbesar Perekonomian Kreatif Indonesia, disampaikan dalam seminar keunggulan kuliner indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh FTP UGM dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM bekerjasama dengan Bekraf di FTP UGM 4-5 September 2019.
Supriyanti, F.M.T., Suanda, H., Dan Rosdiana, R. 2015. Pemanfaatan Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa bluggoe) Sebagai Sumber Antioksidan pada Produksi Tahu. Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia VII. Universitas Sebelas Maret Surakarta, pp 393-400
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




