Kelimpahan Dan Keanekaragaman Moluska (Gastropoda Dan Bivalvia) Di Kawasan Pesisir Desa Rebo Kabupaten Bangka
Kelimpahan Dan Keanekaragaman Moluska
DOI:
https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v7i1.4112Kata Kunci:
Kepadatan, Gastropoda, Bivalvi, Desa ReboAbstrak
Kawasan Pesisir merupakan ekosistem perairan yang memiliki produktivitas yang tinggi dan mampu mendukung kelangsungan hidup beragam biota akuatik dan sering digunakan sebagai tempat dilakukannya berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari oleh penduduk diantaranya kegiatan perikanan, kegiatan wisata dan kegiatan pertambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepadatan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi moluska (gastropoda dan bivalvia) serta menganalisis hubungan kepadatan moluska (gastropoda dan bivalvia) dengan faktor lingkungan. Teknik sampling menggunakan metode Transek Kuadrat ukuran 1x1m². Hasil yang didapat pada seluruh stasiun pengamatan yaitu gastropoda sebanyak 13 jenis dan bivalvia sebanyak 9 jenis. Keanekaragaman dalam kategori rendah sampai sedang yang berkisar 0,8760-2,1655. Keseragaman gastropoda dan bivalvia kategori sedang sampai tinggi yang berkisar antara 0,5291-0,8715, dan didominasi oleh jenis gastropoda Pinerella cingulata. Hasil analisis komponen utama (PCA) didapatkan Kepadatan gastropoda menunjukan parameter kedalaman, debu dan liat dan kepadatan bivalvia menunjukan parameter kecerahan, salinitas dan pasir yang memiliki kedekatan tinggi dengan kepadatan yang menjadi faktor pembatas penyebaran atau kelimpahan gastropoda dan bivalvia.