Analisis Kesenjangan Persepsi Nelayan Dan Pelaksana Teknis Terhadap Keberadaan Kebijakan Perikanan Tangkap Di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur
DOI:
https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v6i1.3870Kata Kunci:
persepsi, kebijakan, perikanan tangkapAbstrak
Sektor perikanan tangkap memiliki peranan penting bagi perekonomian di wilayah pesisir, sehingga perlu program kebijakan yang sesuai untuk mendukung sektor perikanan tangkap yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis persepsi masyarakat dan pemerintah terhadap keberadaan program kebijakan terkait perikanan tangkap di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuisioner. Data tersebut dianalisis persepsi hubungan dengan skala Likert terhadap sasaran kebijakan, keberhasilan kebijakan, pelaksana kebijakan, pengawas kebijakan dan sarana prasarana serta lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kesenjangan antara persepsi nelayan dan pelaksana teknis karena ketidakpercayaan kedua pelaksana terhadap pengelolaan kebijakan perikanan tangkap guna mengembangkan Desa Muara Gading Mas. Untuk mengatasi kesenjangan persepsi tersebut diperlukan rekayasa perilaku (social engginer) pada nelayan melalui pendirian koperasi/ badan usaha yang berizin dan didukung oleh pemerintah sebagai subjek dan wadah nelayan meminjam modal guna memutus rantai sistem patron klien di Desa Muara Gading Mas.