Organisme Kriptik Crustacea pada Karang Mati (Dead Coral) Pocillopora di Perairan NCF Putri Menjangan, Buleleng, Bali Barat
DOI:
https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v3i1.1487Kata Kunci:
Karang mati, kriptik, krustasea, PocilloporaAbstrak
Terumbu Karang adalah suatu ekositem yang bersimbiosis dengan kelompok hewan anggota filum Cnidaria yang dapat menghasilkan kerangka luar dari kalsium karbonat. Terumbu karang dikenal sebagai ekosistem yang sangat kompleks dan produktif dengan keanekaragaman biota tinggi seperti moluska, crustacea dan ikan karang. Fauna kriptik merupakan bagian penting dari jaring makanan pada ekosistem terumbu karang. Organisme cryptofauna merupakan sumber makanan penting untuk karnivora karang tertentu, termasuk ikan, gastropoda, moluska dan gurita. Karang mati dapat memberikan keragaman yang lebih besar dari sumber daya makanan daripada karang hidup. Metode yang digunakan yaitu acak terpilih (Purposive Random Sampling) dengan snorkeling kedalaman 5 – 7 meter yaitu melakukan pengamatan singkat terhadap kondisi terumbu karang. Jenis biota Brachyura yang ditemukan pada karang mati diperairan NCF Putri Menjangan, Buleleng, Bali Barat terdiri dari 14 famili dari 3 stasiun yaitu : Eriphiidae, Trapeziidae, Macrophthalmidae, Squillidae, Porcellanidae, Parthenopidae, Xanthidae, Alpheidae, Enoplometopidae, Atelecyclidae, Varunidae, Grapsidae, Majidae dan Pilumidae.