Policy Implementation on the Standard Size of Blue Swimming Crab (Portunus spp.) Catched  on the East Coast of Lampung

Authors

  • Rizani Universitas Lampung Author
  • Indra Gumay Yudha Universitas Lampung Author
  • Endang Linirin Widiastuti Universitas Lampung Author
  • Novita Tresiana Universitas Lampung Author
  • Indra Gumay Febryano Universitas Lampung Author

DOI:

https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7625

Keywords:

Policy Implementation, Size Provision, Blue Swimming Crab, Sustainable Fishery

Abstract

The government has issued a policy on the standard size of blue swimming crabs caught to support fisheries management, but it is difficult for business actors to comply with. This study aims to analyze the implementation of the Regulation of the Minister of Marine Affairs and Fisheries No. 7 of 2024 concerning Blue swimming crab Management on the East Coast of Lampung. The research uses a qualitative approach with a case study method, with in-depth interviews, participatory observations, focus group discussions, and documentation studies. The analysis of policy implementation examines fishermen's compliance with the blue swimming crab size standards set by the government. The results of the study show that the cause of the difficulty in implementing the blue swimming crab size provisions is the limited supervision and the lack of sanctions for violations. The orientation of fishermen's behavior still focuses on profits and the limitations of fishing technology that are not selective and destructive. The government must involve all business actors in the trading chain of blue swimming crab commodities to unify perceptions and increase fishermen's understanding of sustainable fisheries management policies on the East Coast of Lampung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ani S. 2017. Implementasi program jaring (jangkau, sinergi, dan guideline) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan. 8(1):104-112. doi: .

Azkia LI, Reza M, Putri SME. 2022. Proporsi rajungan layak tangkap pada hasil tangkapan nelayan di Desa Betahwalang, Demak, Jawa Tengah. Journal of Aquatropica Asia. 7(2):69-77. doi::10.33019/joaa.v7i2.3421.

Budiarto A, Adrianto L, Kamal M. 2015. Status pengelolaan perikanan rajungan (Portunus pelagicus) dengan pendekatan ekosistem di Laut Jawa (WPPNRI 712). Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. 7(1):9-24. doi:.

[BPS Provinsi Lampung] Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. 2023. Provinsi Lampung dalam angka tahun 2023. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Cendrakasih YU. 2022. Tata niaga rajungan di Wilayah Pesisir Timur Provinsi Lampung [disertasi]. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Cendrakasih YU, Yudha IG, Febryano IG, Rochana E, Supono S, Nugroho T. Karim M, 2023. Margin dan pangsa pasar rajungan Portunus pelagicus (Linnaeus, 1978) di Wilayah Pesisir Timur Lampung. Journal of Tropical Marine Science. 6(1): 1-10. doi:

Ekawati AK, Adrianti L, Zairion. 2019. Pengelolaan perikanan rajungan (Portunus pelagicus) berdasarkan analisis spasial dan temporal bioekonomi di perairan Pesisir Timur Lampung. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. 11(1):65:74. doi:10.15578/jkpi.11.1.2019.65-74.

Fajari Z, Soemarmi A, Hananto U.D. 2016. Pelaksanaan peraturan menteri kelautan dan perikanan Republik Indonesia nomor 1 tahun 2015 tentang penangkapan lobster (Panulirus Spp), kepiting (Scylla Spp), dan rajungan (Portunus Pelagicus Spp) sebagai upaya pelestarian sumber daya hayati laut. Diponegoro Law Journal. 5(2):1-15. doi:.

Febryano IG, Supono S, Hardian D, Damai AA. 2021. Cantrang: A dilemma in policy implementation (case in Lampung Bay, Indonesia). Problemy Ekorozwoju–Problems of Sustainable Development. 16(1):133-142. doi:10.35784/pe.2021.1.14.

Food and Agricultural Organization (FAO). 1995. Tatalaksana untuk perikanan yang bertanggung jawab. Jakarta: Direktorat Jenderal Perikanan bersama Departemen Pertanian dan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Food and Agricultural Organization (FAO). 2002. A fishery manager's guidebook-management measures and their application. Rome: Food

and Agriculture Organization of the United Nations.

Hasan YA. 2021. Hukum laut konservasi sumber ikan di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.

Huda HM, Wijaya RA, Triyanti R, Sari YD, Zamroni A. 2021. Status dan permasalahan pemanfaatan sumber daya rajungan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. 11(2):119-126. doi:.

Hufiadi. 2017. Selektivitas alat tangkap rajungan (Portunus pelagicus) di Laut Jawa (Studi kasus alat tangkap Cirebon. Prosiding Simposium Nasional Krustasea. 131–138.

Husni S, Yusuf M, Nursan M, & FR AFU. 2021. Pemberdayaan ekonomi nelayan rajungan melalui pengembangan teknologi alat tangkap bubu di Desa Pemongkong Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 4(4):347-355. doi:.

Ihsan I, Wiyono ES, Wisudo S H, Haluan J. 2015. Alternatif Pengelolaan Perikanan Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. 7(1):25-36. doi:10.15578/JKPI.7.1.2015.25-36

Iksanti RM, Redjeki S, Taufiq-Spj N. 2022. Aspek biologi rajungan (Portunus pelagicus) linnaeus, 1758 (malacostraca: portunidae) ditinjau dari morfometri dan tingkat kematangan gonad di TPI Bulu, Jepara. Journal of Marine Research. 11(3):495-505. doi:10.14710/jmr.v11i3.31258.

Indrawasih R, Wahyono A. 2009. Pengoperasian Jaring Arad di Perairan Pantai Utara Jawa: masalah dan penyelesaiannya. Bijak dan Riset Sosek KP. 4(1):81-91. doi:10.15578/jsekp.v4i1.5821.

Mardhan NT, Sara L, Asriyana A. 2019. Analisis hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus) sebagai target utama dan komposisi by-catch alat tangkap gillnet di perairan Pantai Purirano, Sulawesi Tenggara. Jurnal Biologi Tropis. 19(2):205-213. doi:10.29303/jbt.v19i2.1217.

Mayu DH, Kurniawan, Wijayanti D, Bambang AN. 2012. Pemanfaatan model bioekonomi terhadap sumberdaya rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Provinsi Kepulauan Bangka Balitung. Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology. 17(1):115-121. doi:.

Nugroho T, Karim M, Yudha IG, Hidyat M. 2023. Ekonomi politik tata niaga rajungan di Provinsi Lampung. Bogor: IPB Press.

Panggabean AS, Pane ARP. 2018. Dinamika populasi dan tingkat pemanfaatan rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) di Perairan Teluk Jakarta. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 24(1):73-85. doi:10.15578/jppi.1.1.2018.73-85.

Putri SH. 2020. Hubungan kerja antara juragan dan anak bagan dalam kehidupan nelayan. Jurnal Sosial Humaniora. 11(1):15-28. doi:

Putri WE, Setyawati TR, Rousdy DW. 2021. Kepadatan dan pola sebaran Rajungan N Portunus pelagicus (Linnaeus, 1758) di perairan Pesisir Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia. 1(3):210-224. doi:10.29303/jppi.v1i3.343

Rusdianto S. 2023. Hitam putih negara maritim: Esai-esai kritis kesejahteraan nelayan. Yogyakarta: Pandiva Buku.

Rohadi Y, Hertati R, Kholis MN. 2020. Identifikasi alat tangkap ikan ramah lingkungan yang beroperasi di perairan Sungai Alai Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan. 4(2). doi:10.36355/semahjpsp.v4i2.459.

Setiyowati D. 2016. Kajian stok rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Jepara. Jurnal disprotek. 7(1). doi:10.34001/jdpt.v7i1.363.

Suman A, Irianto HE, Satria F, Amri K. 2017. Potensi dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPP NRI) Tahun 2015 serta Opsi Pengelolaannya. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. 8(2):97-100. doi:10.15578/jkpi.8.2.2016.97-100.

Suryawati SH, Wijaya RA, Zamroni A, Huda HM, Koeshendrajana S. 2023. Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Laut Berkelanjutan. Jakarta: Penerbit BRIN

Tresiana N, Duadji N. 2021. Environment and polemic of cantrang ban in Lampung bay: The importance of stakeholder mapping. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 739(2021):012007. doi:10.1088/1755-1315/739/1/012027.

Tresiana N, Duadji N, Febryano IG, Maharani MK, Rahmat A. 2022. Regulatory impact analysis on mangrove forest in the coastal area of the Bandar Lampung. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 1027(2022):012027. doi:10.1088/1755-1315/1027/1/012027.

Yudha IG. 2011. Kajian potensi dan pemanfaatan sumberdaya cumi-cumi (Loligo spp) dan upaya pengelolaannya di perairan pesisir Lampung. Jurnal Mitra Bahari. 5(1):25-45.

Zairion Z, Purnama I, Wardiatno Y. 2019. Keragaman sumberdaya ikan non target perikanan rajungan di Pesisir Lampung Timur. Jurnal Biologi Tropis. 19(1):8-13. doi:10.29303/jbt.v19i1.942.

Downloads

Published

2026-04-24

How to Cite

Policy Implementation on the Standard Size of Blue Swimming Crab (Portunus spp.) Catched  on the East Coast of Lampung. (2026). Journal of Tropical Marine Science, 9(1), 21-30. https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7625

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3