Pengaruh Ruang Simpan dan Periode Simpan terhadap Mutu Umbi Bawang Merah Bima Brebes Desa Air Mesu Timur

Pengaruh Ruang Simpan dan Periode Simpan terhadap MutuUmbi Bawang Merah Bima Brebes Desa Air Mesu Timur

Penulis

  • Kartika Kartika Universitas Bangka Belitung
  • Resti Nabila Universitas Bangka Belitung
  • Winda Wahyuni Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.33019/3a5gcx61

Kata Kunci:

bawang merah, ruang simpan, AC, mutu benih, periode simpan

Abstrak

Luas tanam bawang merah di Desa Air Mesu Timur terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan luas tanam diikuti peningkatan penggunaan benih, umbi bawang merah termasuk umbi lapis yang mudah mengalami kerusakan selama penyimpanan sehingga mutu benih menurun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga mutu umbi benih sebelum digunakan adalah melalui

 

 

ruang dan periode simpan yang tepat. Ruang dan periode simpan menjadi faktor yang mempengaruhi mutu fisik dan fisiologis bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ruang simpan dan periode simpan terhadap mutu umbi bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Air Mesu Timur, Kab. Bangka Tengah, ruang penyimpanan di UPTD Balai Benih Pertanian Desa Air Buluh, Kebun penelitian dan percobaan (KP2) dan Laboratorium Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Petak utama adalah ruang simpan yang terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu rumah pengeringan (P1), suhu ruang (P2), ruang AC (P3). Anak petak adalah periode simpan yang terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu 1 bulan (L1), 2 bulan (L2), 3 bulan (L3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang simpan AC dan periode simpan 2 bulan (P3L2), menghasilkan kecepatan tumbuh tertinggi (22,71%), daya tumbuh (100%), keserempakan tumbuh (100%), dan indeks vigor (100%), dengan susut bobot (27,38%), umbi bertunas (1,25%), umbi hampa (11,25%), dan umbi busuk (4,38%).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Kartika Kartika, Universitas Bangka Belitung

    Program Studi Agroteknologi, Jurusan Pertanian, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan

  • Resti Nabila, Universitas Bangka Belitung

    Program Studi Agroteknologi, Jurusan Pertanian, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan

  • Winda Wahyuni, Universitas Bangka Belitung

    Program Studi Agroteknologi, Jurusan Pertanian, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan

Referensi

Addai, I. K., & Anning, D. K. (2015). Response of onion ( Allium cepa L.) to bulb size at planting and NPK 15:15:15 fertilizer application rate in the Guinea savannah agroecology of Ghana. Journal of Agronomy, 14(4), 304–309. https://doi.org/10.3923/ja.2015.304.309

Agriawati, D. P., Nurmalia, Purba, H. F., Purba, T., & Ramija, K. E (2022). Physiological Changes of “Batu Ijo” Shallot (Allium Ascalonicum) Variety at Room Temperature Storage. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1024(1), 1–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1024/1/012042.

Ansar, M., Bahrudin, Maemunah, & Paiman. (2022). Effect of harvest age and storage duration on viability and vigor of shallot (Allium cepa L.) tubers. Research on Crops, 23(4), 815–821. https://doi.org/10.31830/2348-7542.2022.ROC-909.

Arda, M., Suwirmen, & Noli, Z. A. (2014). Pengurangan Masa Stratifikasi dengan Penambahan Hormon GA 3 Pada Perkecambahan Benih Stroberi (Fragaria x annanassa (Weston) Duchesne). Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Bio. UA.), 3(4), 296–302.

Asgar, A., & Rahayu, S. (2014). Pengaruh Suhu Penyimpanan Dan Waktu Pengkondisian Untuk Mempertahankan Kualitas Kentang Kultivar Margahayu. Berita Biologi, 13(3), 238–239.

Aruan, R. B., Nyana, I. D. N., Siadi, I. K., & Raka, I. G. N. (2018). Toleransi penundaan prosesing terhadap mutu fisik dan mutu fisiologis benih kedelai (Glycine max L. Merril). E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 7(2), 264–274. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT264

Balitbangtan. (2016). Teknologi penanganan pascapanen bawang merah di indonesia. Balai Besar Penelitian Pengembangan Pascapanen, 12, 15.

[BPS]. (2022). Catalog : 1101001. In Statistik Indonesia 2022 (Vol. 1101001). https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html

[BPS Babel]. (2023). Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2023.https://babel.bps.go.id/publication/2024/05/22/8c7e76d6d738124f6af6739d/statistiknilai-tukar-petani-provinsi-kepulauan-bangka-belitung2023.html.

Deden, D., & Wachdijono, W. (2018). Pengaruh Penyimpanan Umbi Bibit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Suhu Dingin Terhadap Kualitas Bibit, Pertumbuhan, dan Hasil pada Varietas Bima dan Ilokos. Agrosintesa Jurnal Ilmu DeBudidaya Pertanian, 1(2), 84. https://doi.org/10.33603/.v1i2.1933

Desta, B., Woldetsadik, K., & M. Ali, W. (2021). Effect of Harvesting Time, Curing and Storage Methods on Storability of Garlic Bulbs. The Open Biotechnology Journal, 15(1), 36–45. https://doi.org/10.2174/1874070702115010036

Dianawati, M., & Yulyatin, A. (2021). Peningkatan pertunasan dengan vernalisasi pada berbagai ukuran benih bawang merah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP), 10(10), 89–93.

Fachruri, M., Muhidong, J., & Sapsal, M. T. (2019). Analisis Pengaruh Suhu dan Kelembaban Ruang terhadap Kadar Air Benih Padi di Gudang Penyimpanan PT. Sang Hyang Seri. Jurnal Agritechno, 12(2), 131–137. https://doi.org/10.20956/at.v0i0.221

Fahroji, Zulfia, V., & Syuryati. (2017). Pascapanen Bawang Merah dan Cabai. Pekanbaru. UR PRESS.

Fatonah, K., & Rozen, N. (2017). Penetapan Metode Uji Daya Hantar Listrik untuk Benih Sorgum (Sorghum bicolor L.). Jurnal Agroteknologi Universitas Andalas, 1(1). www.jagur.faperta.unand.ac.id

Firmansyah, Ismayanti, R., Ibrahim, E., Muis, A., & Komalasari, E. (2024). Deteriorasi Benih pada 25 Sumber Tetua Padi Tahan Tungro. Jurnal Vegetalika, 13(2), 184–195. https://doi.org/10.22146/veg.85550

Herlina, N., Gesriantuti, N., & Susanti, D. (2017). Uji Viabilitas dan Vigor Umbi Bawang merah (Allium cepa L.) Dengan Kadar Air dan Suhu Penyimpanan yang Berbeda. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 7(2), 143–154. https://doi.org/10.37859/jp.v7i02.777

Indarwati, D. N. A., Fatimah, T., Irawan, T., & Nuraisyah, A. (2024). Vigor Benih Kakao ( Theobroma cacao L .) Klon ICCRI 08H Terhadap Berbagai Jenis Kemasan dan Lama Penyimpanan. Prosiding Seminar Dan Bimbingan Teknis Pertanian Politeknik Negeri Jember 2024 Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Adaptasi Perubahan Iklim Untuk Pertanian Berkelanjutan 13 – 14 Juni 2024 AGROPROSS, 202–210.

Jasmi, Sulistyaningsih, E., & Indradewa, D. (2013). Pengaruh Vernalisasi Umbi terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Pembungaan Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum group) di Dataran Rendah. Ilmu Pertanian, 16(1), 42–57.

Kusumastuti, S. N., Sari, M., & Widajati, E. (2017). Perlakuan Benih diantara Periode Penyimpanan untuk Meningkatkan Daya Simpan Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Buletin Agrohorti, 5(2), 242–250. https://doi.org/10.29244/agrob.v5i2.16805

Lestari, R. H. S., Sulistyaningsih, E., & Purwantoro, A. (2018). The Effect of Drying and Storage on the Quality of Shallot (Allium cepa L. Aggregatum group) Bulbs. Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 3(3), 117–1226. https://doi.org/10.22146/ipas.34203

Mandala, M. A. A., Anindita, D. C., & Nareswari, H. P. (2024). Hubungan antara Durasi Penyimpanan Umbi dan Kinerja Pertumbuhan serta Hasil Dua Varietas Bawang Merah. Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 5431(2), 210–216.

Mardiana, Purwanto, A., Pujantoro, L., & Sobir. (2016). Pengaruh Penyimpanan Suhu rendah Benih Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pertumbuhan Benih. Jurnal Keteknikan Pertanian, 4(1), 1–23.

Mutia, A. K. (2019). Pengaruh Kadar Air Awal pada Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Susut Bobot dan Tingkat Kekerasan Selama Penyimpanan pada Suhu Rendah. Gorontalo Agriculture Technology Journal, 2(1), 30. https://doi.org/10.32662/gatj.v2i1.538

Nugraha, S., Adiandri, R. S., & Yulianingsih. (2011). Pelayuan dan Pengeringan Bawang Merah Menggunakan Instore Drying untuk Mempertahankan Mutu dan Mengurangi Tingkat Kerusakan. J. Pascapanen. 8 (2) 72–81.

Nuraini, A., Sumadi, S., Kadapi, M., Wahyudin, A., Ruswandi, D., & Anindya, M. N. (2018). Evaluasi Ketahanan Simpan Enam Belas Genotip Benih Jagung Hibrida Unpad pada Periode Simpan Empat Bulan. Kultivasi, 17(1), 568–575. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v17i1.15854

Palupi, E. R., Septianingrum, C. D., Putri, E. A. E., & Qadir, A. (2021). Perendaman dalam GA3 dan Penyimpanan pada Suhu Rendah untuk Pematahan Dormansi Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.). Jurnal Hortikultura Indonesia, 12(2), 89–98.

Rahayu, A., Waluyo, N., & Azmi, C. (2021). Pengaruh Lama dan Ruang Simpan terhadap Perkecambahan Benih True Shallot Seed (TSS). Agropross, National Conference Proceedings of Agriculture ISBN, 244–254.

Rajiman, R., Megawati, S., Adiwijaya, I. . P., & Permata, N. . (2023). Pengaruh Varietas Dan Jarak Tanam Terhadap Kualitas Benih Umbi Bawang Merah Selama Penyimpanan. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 7(1), 67–73. https://doi.org/10.33096/agrotek.v7i1.305

Rasiukeviciute, N., Suproniene, S., & Valiuskaite, A. (2016). Effective onion leaf fleck management and variability of storage pathogens. Open Life Sciences, 11(1), 259–269. https://doi.org/10.1515/biol-2016-0036

Rohima, I. E., Marthia, N., & Ikrawan, Y. (2023). Pengaruh Lama Penyimpanan dan Cahaya Terhadap Mutu Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) Kultivar Medians yang Ditanam pada Dataran Medium dan Tinggi. Agroscience (Agsci), 13(2), 108. https://doi.org/10.35194/agsci.v13i2.3571.

Rusmin, D., Fatmawaty, A., Hermita, N., & Syukur, C. (2021). Mutu fisik dan fisiologis benih setek berakar vanili pada berbagai jenis media dan lama periode simpan. Jurnal Kultivasi, 20(2), 111–119.

Sadratulmuntaha, Rita Hayati, S. (2022). Pengaruh Konsentrasi Gel Lidah Buaya Dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Bawang Merah (Allium Cepa L.). J. Floratek, 17(2), 72–86.

Saleh, I. (2018). Karakteristik Dan Viabilitas Bibit Bawang Merah Pada Waktu Panen Berbeda. Jurnal Hexagro, 2(1), 30–35.

Sarjani, A. S., Palupi, E. R., & Suhartanto, M. R. (2018). Pengaruh Suhu Ruang Simpan dan Perlakuan Pasca Penyimpanan terhadap Mutu dan Produktivitas Umbi Benih Bawang Merah ( Allium cepa L. group Aggregatum). Jurnal Horti Indonesia, 9(2), 111–121.

Shania, F. N., & Pudjihartati, E. (2023). Daya Simpan Benih Sorgum (Sorghum bicolor [L.] Moench) Varietas Kawali dengan Berbagai macam Pengemasan dan Kondisi Ruang Penyimpanan. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5, 8–15. https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.697

Sohany, M., Sarker, M. K. U., & Mahomud, M. S. (2016). Physiological Changes in Red Onion Bulbs at Different Storage Temperature. World Journal of Engineering and Technology, 04 (02), 261-266. https://doi.org/10.4236/wjet.2016.42025

Sulistyaningrum, A., Kiloes, A. M., & Darudriyo, D. (2020). Analisis Regresi Penampilan Bawang Putih Sangga Sembalun dan Lumbu Kuning Selama Penyimpanan dalam Suhu Ruang. Jurnal Agronida, 6(1), 34. https://doi.org/10.30997/jag.v6i1.2599

Sutrisno, S. (2015). Faktor-faktor Lingkungan yang Mempengaruhi Pengembangan Budidaya Bawang Merah (Allium ascalonicum sp.) Di Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 11(2), 93–102. https://doi.org/10.33658/jl.v11i2.65

Vitis, M. De, Hay, F. R., Dickie, J. B., Trivedi, C., Choi, J., & Fiegener, R. (2020). Seed storage : maintaining seed viability and vigor for restoration use. Restoration Ecology, 28(28), 249–255. https://doi.org/10.1111/rec.13174

Wibowo, T. R., Sri, & Purnamaningsih, L. (2018). Pengaruh Lama Vernalisasi Umbi Terhadap Pembungaan dan Hasil Biji Pada Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(7), 1570–1577.

Yuniarti, N., Nurhasybi, N., & Darwo, D. (2016). Karakteristik Benih Kayu Bawang (Azadirachta excelsa (Jack) Jacobs) Berdasarkan Tingkat Pengeringan dan Ruang Penyimpanan. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 13(2), 105–112. https://doi.org/10.20886/jpht.2016.13.2.105-112

Diterbitkan

2026-10-27

Cara Mengutip

Kartika, K., Nabila, R., & Wahyuni, W. (2026). Pengaruh Ruang Simpan dan Periode Simpan terhadap Mutu Umbi Bawang Merah Bima Brebes Desa Air Mesu Timur: Pengaruh Ruang Simpan dan Periode Simpan terhadap MutuUmbi Bawang Merah Bima Brebes Desa Air Mesu Timur. Enviagro: Jurnal Pertanian Dan Lingkungan, 12(2), 91-103. https://doi.org/10.33019/3a5gcx61