Toponymic Study of Naming Villages/Sub-districts in Belitung Regency Based on Flora, Fauna, and Landscape
DOI:
https://doi.org/10.33019/ekotonia.v10i1.6803Keywords:
Penamaan daerah, Identitas lokal, Cerita lokalAbstract
Toponimi adalah studi tentang nama tempat berdasarkan informasi geografis dan historis, menggunakan kata-kata atau kelompok kata untuk menunjukkan, mengidentifikasi, dan memberi nama daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi flora, fauna, dan bentang alam yang digunakan dalam penamaan desa dan kecamatan di Kabupaten Belitung terkait dengan unsur flora, fauna, dan bentang alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, kemudian melakukan observasi di lapangan dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sebanyak 68 informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian yang telah diperoleh adalah 12 flora termasuk medang perawas, pelepak pute dan petaling, selain itu ada 2 fauna yaitu binga dan rusa, kemudian bentang alam seperti tanjung, sungai dan bukit, 10 bentang alam dan flora, 2 bentang alam dan fauna yang digunakan sebagai penamaan kecamatan/desa di Kabupaten Belitung. Status konservasi flora dan fauna menunjukkan bahwa 9 jenis flora termasuk dalam kategori Least concern, 3 jenis flora dan 2 jenis fauna termasuk dalam kategori Data deficient, 2 jenis flora termasuk dalam kategori Near threatened, dan 1 jenis fauna termasuk dalam kategori Vulnerable, yaitu rusa (Cervus unicolor). Pemanfaatan flora dan fauna yang paling umum adalah sebagai bahan bangunan dan sumber pangan.
References
Amalia, D., Aziz, EA., Budiono, S., Yulianti S., Jalbi I., Nugroho M., & Erinita, DA. (2021). Petunjuk Teknis Penelitian Toponimi Tahun 2021. In Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, hlm 7.
Amrullah, F. (2016). Penggunaan Nama Tumbuhan Lokal Dalam Pemberian Nama Kecamatan, Kelurahan/Desa di Kabupaten Bangka Tengah. [SKRIPSI] Universitas Bangka Belitung.
Bhudiharty, S., Ratnasari, K., Marizka, D. (2019). Analisis Potensi Wisata Bahari dan Budaya di Belitung, Kab. Belitung Barat. Jurnal Industri Pariwisata, 2(1), 36-50.
Dhaniati, J., & Savitri, AD. (2024). Penamaan Desa di Kabupaten Nganjuk Kajian: Toponimi. Jurnal BAPALA . 11(1).
[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Belitung. (2024). Kabupaten Belitung dalam Angka, 2024. : BPS Kabupaten Belitung
Erikha, F., Susanti, N., & Yulianto, K. (2018). Modul Toponimi. In Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hlm 6-11.
Fauziyyah, NH. (2016). Toponimi Desa-Desa di Kabupaten Gunung Kidul. Diakses dari [URL] http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/
Fatmawati, S. M. (2021). Kajian Botani Kayu untuk Bahan Pembuatan Kapal Nelayan Tradisional Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan dan Pemanfaatannya sebagai Booklet. [SKRIPSI] Universitas Jember.
Hasna, F. (2021). Toponimi Desa di Kabupaten Muara Bungo. [SKRIPSI] Universitas Jambi.
Hidayat, S. (2009). Toponimi Bogor Dalam Dunia Tumbuhan Sebagai Salah Satu Kajian Dasar Etnobotani. Seminar Nasional Etnobotani IV.
Humaidi, A., Safutri, Y., & Djawad, A. A. (2021). Bentuk Satuan Kebahasaan dan Makna Toponimi Nama Desa di Wilayah Kabupaten Tabalong. Jurnal Basataka, 4(1), 30-40.
Izar, J., Kusmana, A., & Triandana, A. (2021). Toponimi dan Aspek Penamaan Desa-Desa di Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Pendidikan, Kebahasaan dan Kesusastraan Indonesia, 5(1), 89-99.
Jumila, A. F. (2019). Kajian Pemanfaatan Tumbuhan Obat Untuk Penyakit Anak Usia Dini di Kabupaten Bangka Tengah. [SKRIPSI] Universitas Bangka Belitung.
Muhidin, R. (2021). Pemberian Nama Desa atau Kampung di Kabupaten Musi Rawas: Suatu Kajian Toponimi Daratan. Prosiding Seminar Nasional Linguisitik dan Sastra (SEMANTIKS) 2021, 563-565 https://jurnal.uns.ac.id/prosidingsemantiks
Mursidi, A., & Soetopo, D. (2021). Toponimi Kecamatan Kabupaten Banyuwangi Pendekatan Historis. In Penerbit Lakeisha, hlm 6 .
Pertiwi, L. P. P. (2020). Toponimi Nama-nama Desa di Kabupaten Ponorogo (Kajian Antropolinguistik). Universitas Diponegoro
Putri, S. V., Azzahra, B., Septiani, N. I., Ramadhani, R. M., Haidar, T. Z., Priyanti., et al. (2022). Pengetahuan Masyarakat Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat Terhadap Pemanfaatan Tanaman Sebagai Bahan Bangunan Rumah Adat Suku Minangkabau. Prosiding Seminar Nasional Biologi 3. 2(1), 223-230.
Robiansyah, A. (2017). Toponimi Pasar Tradisional di Kota Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.
Ruchiat, R. (2011). Asal Usul Nama Tempat di Jakarta. Penerbit Masup. In Jakarta.
Sudaryat, Y., D. (2009). Toponimi Jawa Barat (Berdasarkan Cerita Rakyat). Bandung: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
Downloads
Published
Versions
- 2025-09-09 (2)
- 2026-01-07 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alda Putri Valentina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
