PERAN PENTING KELOMPOK EPISTEMIK DALAM MENGEMBANGKAN PARIWISATA MANGROVE BERBASIS EKOWISATA: SEBUAH UPAYA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DI DESA KURAU

Authors

  • Dandi Ariyanto
  • Sakinah Sakinah
  • Sisi Ariyanti
  • Fitri Ramdhani Harahap

DOI:

https://doi.org/10.33019/snppm.v5i0.2705

Keywords:

Wisata Mangrove, Ekowisata, dan Kelompok Epistemik

Abstract

Desa Kurau di Kabupaten Bangka Tengah merupakan salah satu desa di Pulau Bangka yang memiliki potensi wisata yang indah, yaitu hutan mangrove. Potensi hutan mangrove ini dapat dikelola oleh
masyarakat sekitar untuk menunjang perekonomian di sektor pariwisata. Hutan mangrove ini harus dikelola secara memadai sebagai salah satu aspek terpenting untuk keberlanjutan dari pariwisata tersebut.
Pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata hutan mangrove berbasis ekowisata di Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah menggunakan faktor-faktor yang antara lain: faktor ekonomi,
peluang wisata rekreasi, dan penyelamatan ekosistem pantai. Prinsip pemberdayaan masyarakat yang digunakan antara lain: (i) perencanaan dan kebijakan; (ii) aksi sosial dan politik; dan (iii) peningkatan
pendidikan dan kesadaran. Adapun bentuk kegiatan pengembangan yang dilakukan adalah mengembangkan lokasi-lokasi yang instagramebel sebagai daya tarik untuk mendatangkan wisatwan dan
menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat sekitar, serta melibatkan peran kelompok epistemik. Peran kelompok epistemik menggunakan metode pemberdayaan masyarakat yakni; metode penanaman
mangrove; pengelolaan pariwisata; dan pemasaran pariwisata. Pemberdayaan masyarakat ini tentunya mengaharapkan adanya peran masyarakat dalam membentuk sebuah sistem ekowisata untuk masyarakat
itu sendiri dan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha.

Author Biographies

  • Dandi Ariyanto

    Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung
    Balun Ijuk, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172

  • Sakinah Sakinah

    Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung
    Balun Ijuk, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172

  • Sisi Ariyanti

    Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung
    Balun Ijuk, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172

  • Fitri Ramdhani Harahap

    Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung
    Balun Ijuk, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33172

References

Dahuri, dkk,. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah
Pesisir dan Lautan Secara terpadu. Jakarta: PT.
Pradnya Paramita.
Departemen Kelautan dan Perikanan, Direktorat Bina
Pesisir. 2007. Pedoman Umum Pengelolaan
Ekosistem Mangrove. Departemen Kelautan dan
Perikanan, Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir
dan Pulau-Pulau Kecil Direktorat Bina Pesisir.
Jakarta.
Flamin, dkk., 2013. Potensi Ekowisata dan Strategi
Pengembangan Tahura Nipanipa, Kota Kendari,
Sulawesi Tenggara. Jurnal Penelitian Kehutanan
Wallacea, 2(2).
Hafsar, K. dkk., 2015. Strategi Pengembangan
Kawasan Ekowisata Mangrove di Sungai Carang
Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau.


Miles, M.B., Huberman, A.M., & Saldana, J., 2014.
Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook,
Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan
Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press.
Satria, A., 2015. Pengantar Sosiologi Masyarakat
Pesisir. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Valentina, A., & Qulubi, M.H., 2019. Model
Pengembangan Ekowisata Mangrove di Pesisir
Timur Lampung (Studi di Desa Margasari,
Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten
Lampung Timur. Sosial Work Journal, 9(2).
Widayanti, S., 2012. Pemberdayaan Masyarakat:
Pendekatan Teoritis. Jurnal Ilmu Kesejahteraan
Sosial, 1(1).

Published

2021-12-24

How to Cite

PERAN PENTING KELOMPOK EPISTEMIK DALAM MENGEMBANGKAN PARIWISATA MANGROVE BERBASIS EKOWISATA: SEBUAH UPAYA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DI DESA KURAU. (2021). PROCEEDINGS OF NATIONAL COLLOQUIUM RESEARCH AND COMMUNITY SERVICE, 5, 81-84. https://doi.org/10.33019/snppm.v5i0.2705