TEKNIK PEMBENIHAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei)DI PT. PRIMA AKUATIK LESTARI, KECAMATAN RAJA BASA, KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN, PROVINSI LAMPUNG

Authors

  • Ryan Syehan Ramadhani Universitas Bangka Belitung Author
  • Ricky Hadi Pratama Universitas Bangka Belitung Author

Keywords:

udang vaname, pembenihan , benur, lampung, pakan alami, survival rate

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas utama yang permintaannya terus mengalami peningkatan seiring dengan tingginya kebutuhan pasar, baik lokal maupun global. Penyediaan benur yang sehat dan berkualitas merupakan faktor penentu keberhasilan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari teknik pembenihan udang vaname serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembenihan di Unit Hatchery Prima Akuakultur Lestari (PAL), Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilaksanakan pada 1–30 Juli 2025. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, partisipasi aktif, serta studi literatur. Kegiatan meliputi persiapan wadah dan air, seleksi serta pematangan induk, pemijahan, penetasan telur, pemanenan naupli, pemeliharaan larva hingga post larva (PL), kultur pakan alami (Chaetoceros sp., Thalassiosira sp., dan Artemia sp.), pengendalian hama-penyakit, panen, dan pengemasan benur. Hasil kegiatan menunjukkan hatching rate (HR) sebesar 84,96%, survival rate (SR) sebesar 87%, dan pertumbuhan panjang mutlak larva dari PL1 hingga PL9 sebesar 3,49 mm. Kualitas air selama pemeliharaan meliputi suhu 28–32°C, pH 8–8,6, oksigen terlarut 4,5–5 mg/L, dan salinitas 30–33 ppt. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknik pembenihan yang terintegrasi, pengelolaan kualitas air yang stabil, pemberian pakan alami dan buatan yang tepat, serta penerapan biosekuriti berperan penting dalam mendukung keberhasilan produksi benur udang vaname di Unit Hatchery PAL.

Downloads

Published

2026-10-19