MEKANISASI PEMBUATAN KOMPOS DI DESA PERGAM KECAMATAN AIRGEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN

Authors

  • Saparin Saparin Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Rodiawan Rodiawan Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Eka Sari Wijianti Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Yudi Setiawan Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Suhdi Suhdi Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Firlya Rosa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Adam Zuyyinal Adib Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung
  • Yonggi Puriza Program Studi Teknik Elektro Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.33019/7pqcah68

Keywords:

mesin pencacah, kompos, sampah organik

Abstract

Jurusan Teknik Mesin pada tahun 2024 telah melaksanakan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di desa Pergam Kecamatan Airgegas Kabupaten Bangka Selatan. Mitra pengabdian adalah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pergam. Untuk lanjutan pengabdian tahun 2025 berdasarkan hasil wawancara dengan bapak Sukardi (kepala desa pergam) dan Ibu Nenih Sumarni (ketua PKK desa Pergam) adalah tentang pembuatan kompos. Saat ini dibutuhkan alat atau mesin untuk membantu dalam produksi kompos. Kendala saat ini yang dialami mitra yaitu pencacahan bahan-bahan untuk kompos masih dilakukan secara tradisional menggunakan pisau atau parang. Selain itu pengadukan untuk mencampur bahan kompos masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan tenaga yang besar dan waktu yang cukup lama. untuk mencacah bahan kompos bisanya diperlukan waktu berkisar 30 menit sehingga tidak efektif. Tim pengabdian berencana membantu mitra dengan menyiapkan mesin pencacah bahan organik. Mesin yang akan dihibahkan merupakan mesin dari hasil penelitian mahasiswa program studi Teknik Mesin. Mesin tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mencacah bahan-bahan organik untuk bahan pembuatan pupuk kompos. Melalui proposal pengabdian ini, tim pengabdian akan membuat dan menyerahkan mesin pencacah sampah organik ke mitra, melakukan pendampingan penggunaan mesin, dan sosialisasi cara membuat pupuk kompos.

Downloads

Published

2025-11-25

How to Cite

MEKANISASI PEMBUATAN KOMPOS DI DESA PERGAM KECAMATAN AIRGEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN. (2025). Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI), 5(2), 191-197. https://doi.org/10.33019/7pqcah68

Most read articles by the same author(s)