EFEKTIVITAS SUPLEMEN NUTRI DELICIOUS DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN UDANG VANAME PADA TAMBAK INTENSIF DI BPBAP SITUBONDO
DOI:
https://doi.org/10.33019/bft2s805Keywords:
udang vaname, suplementasi pakan, Nutri Delicious, pertumbuhan, kualitas airAbstract
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian suplemen Nutri Delicious terhadap performa pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada sistem budidaya intensif di BPBAP Situbondo. Udang vaname merupakan komoditas unggulan dengan nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya sering terkendala oleh kualitas pakan dan fluktuasi kualitas air yang memengaruhi fisiologi serta laju pertumbuhan. Suplementasi pakan menjadi salah satu strategi yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan, yaitu P1 (pakan dengan suplemen Nutri Delicious) dan P2 (pakan tanpa suplemen), dengan pengamatan pertumbuhan selama satu bulan. Parameter yang dianalisis meliputi Average Daily Growth (ADG), bobot mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR), serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ADG (pertumbuhan harian rata rata) yang diukur setiap minggunya, udang pada petak 1 (P1) sebesar 0,74 g, 1,09, dan 0,14 gram/hari, sedangkan pada petak 2 (P2) sebesar 0,71, 0,92, dan 0,16 gram/hari. Pertumbuhan bobot mutlak pada petak 1 (P1) setiap minggunya berturut-turut yaitu 4,49, 3,28, dan 1,56 gram/hari, sedangkan pada petak 2 (P2) yaitu 4,31, 2,78, dan 1,14 gram/hari. Nilai FCR P1 sebesar 1,39 dan P2 2,53. Kualitas air pada P1 relatif lebih stabil dengan nilai TAN, amonia bebas, dan nitrit yang lebih rendah dibanding P2, serta memiliki komposisi plankton dan bakteri yang lebih baik. Secara keseluruhan, suplementasi Nutri Delicious memberikan kecenderungan positif terhadap efisiensi pakan dan stabilitas kualitas air.
Downloads
References
Ariadi H, Mujtahidah T. 2022. Analisis permodelan dinamis kelimpahan bakteri Vibrio sp. pada budidaya udang vaname, Litopenaeus vannamei. Jurnal Riset Akuakultur 16(4): 255–262. DOI:10.15578/jra.16.4.2021.255-262
Arsad S, Ahmad A, Atika PP, Betrina MV, Dhira KS, Nanik RB. 2017. Studi kegiatan budidaya pembesaran udang vaname. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan 9(1): 1–14
Basir B, Nursyahran, Jufiyati I, Apriliani. 2022. Optimasi Kinerja Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Suplementasi Daun Kelor Dan Probiotik Pada Pakan. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan 17(1): 78–87
Bastom BM. 2015. Kajian efek aerasi pada biofilter aerob media bioball. [Skripsi]. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
Bhowal SS, Chakraborty R. 2015. Microbial diversity of acidophilic heterotrophic bacteria: an overview. In: Biodiversity, Conservation and Sustainable Development. Ed.: Prithwiraj Jha. New Academic Publishers, New Delhi. ISBN: 9788186772751
Dewi ERS, Ulfah M. 2022. Performa Bioflok Pada Sistem Bioflok-Akuaponik Ramah Lingkungan.
Farabi AI, Latuconsina H. 2023. Manajemen kualitas air pada pembesaran udang vaname. Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan 5(1): 1–13
Farraosi N, Rahmawati D, Susanto E. 2022. Analisis bahan organik dan bakteri di tambak udang. Jurnal Perikanan dan Sains 7(2): 87–94
Fatimah N et al. 2022. Evaluasi pertumbuhan udang vaname dengan suplementasi mineral. Jurnal Riset Akuakultur 17(4): 227–234
Fahrurrozi A. 2023. Dinamika kualitas air budidaya vaname. Grouper 14(1): 49–58
Fry JP et al. 2018. Feed conversion efficiency in aquaculture. Environmental Research Letters 13(2): 024017
Halim AM, Fauziah A, Aisyah N. 2022. Kesesuaian Kualitas Air Pada Tambak Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Di CV. Lancar Sejahtera Abadi, Probolinggo, Jawa Timur. Jurnal Penelitian Chanos Chanos 20(2): 77–88. DOI:10.15578/chanos.v20i2.11773
Hendrajat EA, Ratnawati E, Mustafa A. 2018. Pengaruh kualitas tanah dan air terhadap produksi tambak. JITKT 10(1): 179–195
Hewantara YL, Danakusumah E, Mubarok HA. 2022. Penambahan probiotik pada udang vaname. Journal of Aquaculture Science 7(1): 13–21
Indonesia KKP. 2022. Pedoman pengembangan budidaya udang vaname (KEPMEN-KP/15/2022)
Kautsar B, Widanarni W, Wahjuningrum D. 2023. Uji patogenisitas bakteri Vibrio parahaemolyticus pada udang vaname Litopenaeus vannamei. [Laporan, IPB University]. IPB Repository
Kharisma A, Manan A. 2012. Kelimpahan Bakteri Vibrio sp. pada Air Pembesaran Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) sebagai Deteksi Dini Serangan Penyakit Vibriosis. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan 4(2): 129–134
Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2016. Tahun ini KKP targetkan produksi udang 600 ribu ton
Kurniawan A. 2019. Diversitas metagenom bakteri di danau pascatambang timah dengan umur berbeda. [Disertasi]. Fakultas Biologi. Universitas Jenderal Soedirman
Masfirotun A, Redjeki ES, Lutfiah S. 2021. Efisiensi feed supplement pada udang vaname. Jurnal Perikanan Pantura 4(2): 84–94
Mat Fahrur A, Syahrial, Anugerah R. 2018. Monitoring bahan organik total di tambak intensif. Jurnal Ilmu Kelautan Tropis 10(2): 77–85
Munjayana GA, Santoso A, Arifin Z. 2024. Plankton dynamics in intensive shrimp farming. Journal of Aquaculture and Fish Health 13(1): 45–53
Nababan YI et al. 2021. Suplementasi FOS pada udang vaname. Jurnal Riset Akuakultur 16(4)
Prastiwi NL, Fauziah A, Nazran N. 2025. Kesesuaian kualitas air tambak intensif. Jurnal Perikanan Kamasan 6(1): 1–19
Pratama AWW, Suciyono S. 2022. Performa pertumbuhan udang vaname. Fisheries of Wallacea Journal 3(2): 71–80
Prasetiyono E, Bidayani E, Robin R, Syaputra D. 2022. Analisis Kandungan Nitrat dan Fosfat pada Lokasi Buangan Limbah Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology 18(2): 73–79. DOI:10.14710/ijfst.18.2.73-79
Pratiwi RK, Arfiati D. 2021. Upaya Penurunan Bahan Organik Air Sisa Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Konsorsium Bakteri dan Kepadatan Chlorella sp. yang Berbeda. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia 1(3): 188–195. DOI:10.29303/jppi.v1i3.341
Rahim M, Anti LD, Asni. 2021. Budidaya super intensif dengan padat tebar berbeda. JFMR 5(3): 595–602
Rahman M, Kontara et al. 2018. Pengaruh biaya pakan dan efisiensi budidaya udang. Journal of Aquaculture 4(2)
Rafiqie M. 2021. Analisa kualitas air budidaya udang vaname. Samakia 12(1): 80–85
Sarjito S, Apriliani M, Afriani D, Condro Haditomo AH. 2016. Agensia penyebab vibriosis pada udang vaname (Litopenaus vanamei) yang dibudidayakan secara intensif di Kendal. Jurnal Kelautan Tropis 18(3): 189–196. DOI:10.14710/jkt.v18i3.533
Sitanggang LP, Amanda L. 2019. Analisa alkalinitas dan kesadahan tambak vaname. Tapian Nauli 1(1): 54–60
Supono. 2017. Teknologi produksi udang. Plantaxia
Supono. 2018. Manajemen kualitas air untuk budidaya udang. Aura
Suprakto B et al. 2024. Kelimpahan plankton dan kualitas air budidaya udang. Aurelia Journal 6(2): 227–236
Suwoyo HS, Fahrur M, Syah R. 2018. Pengaruh titik aerasi pada udang vaname. JITKT 10(3): 727–738



