PEMANFAATAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) TERFERMENTASI SEBAGAI PAKAN UNTUK PENGEMBANGAN PRODUKSI BUDIDAYA CACING SUTRA (Tubifex sp)
DOI:
https://doi.org/10.33019/am.v2i1.6140Keywords:
Pertumbuhan, Tubifex sp, Eceng Gondok, Fermentasi, PakanAbstract
Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) adalah jenis tumbuhan air yang mengapung di permukaan perairan. Eichhornia crassipes mengandung nutrisi, yaitu bahan kering 8,05%, protein kasar 13,86%, serat kasar 21,10%, lemak kasar 0,98%, abu 1,65%, BETN 29,16%. Kandungan tersebut dapat digunakan untuk pakan Cacing Sutra (Tubifex sp). Penelitian ini untuk membudidayakan Tubifex sp dengan memanfaatkan potensi Eceng Gondok terfermentasi sebagai pakan untuk bobot mutlak Tubifex sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA. Data hasil sidik ragam akan dilakukan uji lanjut dengan BNT. Pemberian Eceng Gondok terfermentasi sebagai pakan Tubifex sp selama 50 hari pemeliharaan berpengaruh terhadap bobot mutlak, dan kualitas air Cacing Sutra. Perlakuan dengan pemberian Eceng Gondok terfermentasi terhadap bobot mutlak Tubifex sp menghasilkan bobot mutlak terbanyak pada perlakuan 1 dengan pemberian 25 gram Eceng Gondok terfermentasi menghasilkan 19.93 gram. Pengaruh perlakuan pemberian Eceng Gondok terfermentasi sebagai pakan Tubifex sp mendapatkan hasil kisaran kualitas air yang sama pada setiap perlakuan dengan nilai pH 5.57- 7.97, suhu 24.13- 33.4 °C, Amoniak 0 - 1.08 mg/L, dan DO 1.43 - 4.1 mg/L nilai kualitas air tersebut masuk kategori aman untuk kehidupan Tubifex sp.